Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Rumah Produksi Tahu Terbakar, Pemiliknya Meninggal Terpanggang

Ade Putra , Jurnalis-Kamis, 07 Februari 2019 |18:19 WIB
Rumah Produksi Tahu Terbakar, Pemiliknya Meninggal Terpanggang
Kebakaran Rumah Produksi Tahu di Sintang, Kalbar (foto: Ade Putra/Okezone)
A
A
A

Sementara untuk korban yang terjebak sehingga meninggal dunia, Martin sangat menyayangkan perihal tersebut. Meski pihaknya sudah bekerja semaksimal mungkin, namun masih saja ada menelan korban jiwa. “Posisi korban saat dievakuasi oleh Satgas Damkar, Polisi dan Busera berada disekitar 1,5 meter dari pintu keluar, dengan keadaan badan yang terlungkup,” urai dia.

Dari posisi, dikatakannya, kelihatan korban berusaha untuk keluar. Cuma tidak bisa mencapainya. “Karena informasi yang saya dapat, korban memang dalam kondisi yang lagi sakit,” kata Meli.

Ia pun meminta maaf, kepada pihak keluarga dan masyarakat Sintang karena tidak dapat menyelamatkan korban. Meski sudah berusaha semaksimal mungkin. “Tugas kami terutama menyelamatkan jiwa dan harta benda. Tapi tidak bisa dihindari adanya korban. Jadi kami merasa sedih juga,” ulas dia.

Diakuinya, memang pihaknya dapat mengantisipasi api tidak meluas, tapi dengan adanya korban jiwa, ini menjadi pelajaran bagi pihaknya agar ke depan bisa lebih baik lagi. “Mudahan ke depan kita lebih cepat bergerak dan cepat respon, tentunya juga mengutamakan keselamatan anggota kita,” harapnya.

(Baca Juga: Cemburu Buta, Pria Ini Bakar Rumah Istri Sirinya) 

Saat ditanya sumber api, Martin mengatakan sejauh ini pihaknya belum mengetahui hal tersebut. Namun yang pasti rumah yang terbakar itu merupakan milik korban. Dimana ia tinggal bersama beberapa karyawannya. "Rumah itu memang tempat tinggal korban sekaligus untuk tempat produksi tahu. Material bangunan dari kayu,” ucap dia.

Terpisah, Paur Subag Humas Polres Sintang, Baryono mengatakan, bahwa pihaknya juga belum bisa memastikan api berasal dari mana. “Rumah yang terbakar itu terdiri dari empat kamar yang dihuni oleh korban dan empat karyawannya,” terangnya.

Kerugian material yang terjadi akibat kebakaran yang berada tepat di belakang Lapas Kelas II B Sintang tersebut, juga belum dapat dihitung. Namun tindakan kepolisian yang dilaksanakan, mengamankan lokasi dengan memasang police line. “Membawa korban ke RSUD Sintang untuk divisum, membantu memadamkan api bersama tim pemadam,” katanya.

Pihaknya juga melakukan penyerahan jenazah kepada keluarga korban untuk dibawa pulang dan untuk disemayamkan. “Keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi,” tutur dia.

(Fiddy Anggriawan )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement