nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ingin Hilangkan Roh Halus, Pasutri Ini Ajak Kedua Anaknya Berhubungan Badan

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Jum'at 08 Februari 2019 09:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 08 338 2015163 hilangkan-roh-halus-jadi-alasan-pasutri-ini-ajak-anaknya-threesome-nz0AIliWqJ.jpg Pelecehan (Okezone)

JAKARTA - Polisi menangkap pasangan suami istri (pasutri) Rusdi dan Indrawati yang tega melakukan pencabulan terhadap dua anaknya sendiri. Mereka nekat melancarkan aksi bejatnya itu dengan alasan untuk menghilangkan roh halus yang ada di dalam anaknya itu.

Pelaku memiliki kepercayaan bahwa dengan menyetubuhi anaknya itu, nantinya roh halus yang dianggap membawa sial di kehidupan mereka akan pergi.

 Baca juga: Pasutri Ini Hasut Anaknya untuk Ikut Berhubungan Seks Threesome

"Jadi ini kepercayaan yang dimiliki pelaku secara turun temurun katanya untuk menghilangkan roh halus yang ada di tubuh kedua anaknya. Caranya dengan melakukan ritual pencabulan itu, jadi terkesan seperti dukun prakteknya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Andi Sinjaya Ghalib, Jakarta, Jumat (8/2/2019).

 Pemerkosaan

Perbuatan cabul itu dilakukan pasutri dengan cara bergiliran terhadap kedua anaknya. Rusdi sendiri diketahui merupakan ayah tiri korban, sedangkan Wati ibu kandungnya.

 Baca juga: Penghentian Penyelidikan Dugaan Pelecehan Baiq Nuril Disebut Tak Bisa Diterima Akal Sehat

Kakak-beradik ini percaya saja dengan apa yang diucapkan pasutri itu karena peran ibu kandungnya. "Ibunya ini yang mengarahkan anaknya untuk melakukan ritual cabul tersebut. Diminta masuk ke kamar lalu melepaskan semua pakaiannya dan dicabuli oleh keduanya," tutur Andi.

Pelaku kemudian diciduk di kediamannya beberapa waktu lalu pada Januari 2019. Keduanya pun dijerat pasal 76 huruf E Juncto pasal 82 UU RI No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

 Baca juga: Tangis Ibu Mendadak Histeris Lihat Anak Jadi Korban Penyekapan & Pelecehan

"Kami akan periksa psikologis kedua tersangka ini tentunya, teknisnya nanti penyidik yang melakukannya," tutup Andi.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini