Blusukan ke Pasar, Caleg Perindo Siap Perjuangkan Relokasi Pedagang

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Minggu 10 Februari 2019 03:06 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 10 606 2015876 blusukan-ke-pasar-caleg-perindo-siap-perjuangkan-relokasi-pedagang-xds40JJ9oT.jpg Caleg Partai Perindo blusukan ke pasar

DELISERDANG - Usai menggelar kegiatan bakti sosial pengasapan di Desa Tengah dan Desa Salam Tani, Kecamatan Pancur Batu, para kader dan calon anggota legislatif (caleg) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) melanjutkan kegiatan sosialisasi dan kampanye dialogis mereka ke Pasar Pancur Batu, di Jalan Jamin Ginting, Sabtu (9/2/2019).

Di pasar, kader dan para caleg melaksanakan kampanye dialogis dengan perwakilan para pedagang pasar. Dialog dilakukan di salah satu warung kopi di pasar tersebut.

Ketua DPW Partai Perindo Sumatera Utara, Rudi Zulham Hasibuan mengatakan, kunjungan mereka ke pasar ini untuk melihat langsung geliat ekonomi masyarakat di kawasan Pancur Batu, sekaligus menggali persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat dalam upaya mensejahterakan kehidupan mereka.

"Pasar ini kan pusat bisnis sekaligus motor penggerak ekonomi masyarakat di daerah. Kalau pasarnya bagus, tentu ekonomi masyarakat akan terbantu dengan sendirinya. Oleh karena itu, pasar harus dikelola dengan baik," ujar Rudi yang juga merupakan caleg DPR-RI Perindo nomor urut 1 dari dapil Sumut-1 itu.

(Baca Juga: Cegah DBD, Caleg Perindo Blusukan Asapi Ratusan Rumah di Boyolali)

Dari tinjauan yang mereka lakukan, serta dialog dengan masyarakat, lanjut Rudi, disimpulkan bahwa banyak perbaikan yang harus dilakukan di pasar tersebut. Termasuk infrastuktur maupun tata kelola pasar.

"Tadi kita banyak melihat butuh banyak perbaikan di pasar ini. Khususnya fasilitas, utamanya untuk pedagang kaki lima. Padahal mereka tetap membayar retribusi dan menyumbang pendapatan untuk pemerintah. Mereka harus kita perhatikan agar mereka mampu bersaing dengan retail-retail modern yang terus tumbuh," kata Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Medan itu.

Sementara itu, Ketua DPD Perindo Deliserdang, Sofyan Nasution menjelaskan, persoalan di Pasar Pancur Batu tak bisa dianggap sepele. Bertambahnya jumlah pedagang yang tidak diseryai dengan penambahan luasan lokasi pasar, menjadi masalah tersendiri dalam manajemen pasar.

Kondisi ini pun sudah disadari para pedagang, yang kemudian telah bersepakat untuk mengajukan relokasi kepada PD Pasar Deliserdang.

"Ternyata mereka menginginkan direlokasi ke tempat lain tang lebih bagus, tapi tidak merugikan pedagang ini. Mereka berharap kami dari Perindo bisa menjembatani kepentingan mereka pada pedagang kaki lima dengan pedagang berdasi istilah pedagang di sini," ucap Sofyan.

"Mereka berjanji akan mendukung kami di pileg April 2019 nanti. Dan kami juga berjanji kepada mereka untuk bisa mengakomodir kebutuhan mereka tadi. Agar perpindahan dari Pasar Pancur Batu ini ke tempat yang baru, bisa memberikan keadilan untuk semua," kata caleg DPRD Sumut Perindo Nomor urut dari dapil Sumut-3 itu.

Simon Ginting, Ketua Pedagang Kaki Lima Pasar Pancur Batu mengaku, kondisi Pasar Pancur Batu sudah tidak layak akibat banyaknya pedagang.

Mereka pun mendesak agar relokasi segera dilakukan, agar kegiatan usaha para pedagang dapat kembali berjalan baik

"Relokasi ke tempat yang baru, persoalan disini sudah tidak layak. Jalannya udah sempit, pengunjung pun sudah susah jalan karena penuh sekali. Kami siap di relokasi, ada 1000 pedagang, ada pedagang musiman. Kami ingin di relokasi agar tidak semrawut. Direlokasi ke atas, Desa Pertanian, sekitar 1 km dari sini (Pasar Pancur Batu. Kami mohon bantuan Perindo," ujarnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini