Warga Sukmajaya Depok Terjangkit DBD, Perindo Fogging 9 RT Secara Gratis

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Minggu 10 Februari 2019 18:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 10 606 2016035 warga-sukmajaya-depok-terjangkit-dbd-perindo-fogging-9-rt-secara-gratis-PGYHWBYZ9c.jpg

DEPOK - Partai Persatuan Indonesia (Perindo) melakukan pengasapan atau Fogging menggunakan 4 alat semprot portable di jalan Damar laut 1, RT 01 sampai 09, RW 14, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat Minggu, (10/2/2019).

Kegiatan itu dilakukan Calon Legislatif (Caleg) DPR RI Agus Rawan dan Caleg DPRD Kota Basirun dari Perindo menyusul adanya salah satu warga di RT02 RW14 yang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD).

"Kami melakukan Fogging di sembilan RT dalam satu RW sekaligus, kegitan ini dilakukan karena kami mendapatkan permintaan dari warga sekitar. Karena ada satu warga RT02 yang terjangkit DBD," kata Agus kepada Okezone di lokasi Fogging.

Dia mengungkapkan, pengasapan juga sebagai bentuk antisipasi agar wabah DBD tidak lagi menyebar. Hal ini mengingat sudah ratusan jiwa yang terjangkit DBD terutama di wilayah Sukmajaya Depok.

"Akan kita tingkatkan lagi fogging Perindo. Kami tak banyak janji. Kita juga sudah diminta masyarakat, ada 4 lokasi di yaitu perum Pemata Duta, wilayah Sukmajaya, Cipayung, Benda Sawangan," jelasnya.

Bahkan dirinya dengan tegas mengaku akan siap membantu dan melayani masyarakat disejumlah wilayah di Depok jika ada permintaan foggging dari warga. "Dalam fecebook saya menulis dengan ringan tangan saya akan membantu masyarakat melaksanakan fogging untuk mencegah DBD," tuturnya.

Sementara ditempat yang sama, Basirun menuturkan program utama Perindo ini mendapatkan respon yang positif dari masyarakat. Pasalnya legoatan ini dinilat tepat sasaran dalam mencegah DBD di wilayah Depok.

"Tanggapan masyarakat terhadap kegiatan ini sangat positif dan masyarakat sangat senang dengan aksi ini," imbunya.

Sedangkan Eli Rosita selaku ketua RW 14 berterima kasih kepada Perindo karena telah melakukan pengasapan di wilayahnya. Menurutnya untuk mencegah wabah DBD sebaiknya pengasapan dilakukan 6 bulam sekali, akan tetapi Perindo selalu siap membatu kapan saja jika mendapatkan permintaan dari warga.

"Warga memang menunggu fogging seperti ini karena ada warga saya yang terjangkit DBD. Saya sangat apresiasi kegiatan Perindo soal pengadapan di wilayah saya," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini