BOGOR - Calon anggota legislatif DPR RI dari Partai Perindo Muhammad Sopiyan menggelar kegiatan fogging dan sosialisasi di Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
"Ada 6 RT hari ini yang kita fogging di Kecamatan Rumpin, kurang lebih dihuni 1.000 kepala keluarga (KK). Sangat padat penduduknya di sini," kata Sopiyan, kepada Okezone, Minggu (10/2/2019).
Sopiyan melihat, kondisi lingkungan di kawasan pemukiman padat tersebut rawan akan penyebaran penyakit DBD. Hal itu dikarenakan saluran air di desa itu tidak berfungsi dengan baik hingga menggenang.
"Ada sebagian persawahan, ada empang. Tapi sanitasi air yang agak bermasala, buangannya tidak berjalan baik. Akhirnya got-got mampet, mengendap dan memicu perkembangan nyamuk," jelasnya.
Tidak hanya itu, pembuangan sampah yang tidak pada tempatnya juga menambah buruk lingkungan tersebut. Banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan dan dibiarkan menumpuk.
"Hampir semua kampung tidak ada tempat atau titik pembuangan sampah terorganisir seperti di daerah perkotaan, oleh dinas kebersihan. Kalau ini berlanjut, akan menjadi masalah kesehatan," ungkap Sopiyan.

Oleh karenanya, perlu ada tindakan dari pemerintah terkait masalah tersebut agar tidak menimbulkan masalah baru. Namun, masyarakat juga harus sadar akan kebersihan lingkungan tinggalnya sendiri.
"Kalau ini terus terjadi, sampah bisa terus menumpuk dan menjadi masalah baru. Ini perlu diperhatikan, meski pekampungan paling tidak dari segi kebersihan ada tempat sampah terpadu," harap Sopiyan.
Dalam kesempatan tersebut Sopiyan pun sempat mensosialisasikan program-program Partai Perindo dan dirinya jika terpilih menjadi wakil rakyat di DPR RI. Sebagai putra Bogor, Sopiyan mempunyai cita-cita membangun Kabupaten Bogor yang lebih baik.
"Saya sebagai putra daerah, terpanggil ingin membangun Bogor dan penyambung lidah warga Bogor juga. Saya berkomitmen ingin mensejahterakan warga Bogor denhan progam partai," tutupnya.
(Khafid Mardiyansyah)