nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sedikitnya Lima Menteri Malaysia Tersangkut Skandal Gelar Akademik Palsu

Rahman Asmardika, Jurnalis · Senin 11 Februari 2019 16:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 11 18 2016407 sedikitnya-lima-menteri-malaysia-tersangkut-skandal-gelar-akademik-palsu-zr8PjrW8NU.jpg Wakil Menteri Luar Negeri Malaysia, Marzuki Yahya. (Foto: The Star)

KUALA LUMPUR – Koalisi pemerintah Malaysia tengah dilanda skandal setelah sedikitnya lima menterinya diduga memiliki kualifikasi akademik yang meragukan. Skandal bermula dari gelar sarjana milik Wakil Menteri Luar Negeri, Marzuki Yahya yang dipertanyakan, yang kemudian merembet ke beberapa politisi yang berada di posisi penting lainnya, menyebabkan pemerintahan Perdana Menteri Mahathir Mohamad menjadi sorotan.

Wakil Menlu Marzuki Yahya mengklaim mendapatkan gelar sarjananya dari Universitas Cambridge Inggris melalui program belajar jarak jauh. Namun, setelah seorang aktivis melaporkan dugaan gelar palsu ke polisi, Yahya akhirnya mengakui bahwa gelarnya sebenarnya didapat dari Cambridge International University yang diduga merupakan universitas abal-abal untuk mendapatkan gelar di Amerika Serikat (AS).

Sejak terungkapnya kasus gelar sarjana Yahya, beberapa pimpinan koalisi Pakatan Harapan lainnya juga dituduh memiliki kualifikasi akademik yang mencurigakan. Demikian dilansir dari Straits Times, Senin (11/2/2019).

Di antara pejabat yang dicurigai adalah Menteri Pertahanan Mohamad Sabu, Menteri Perumahan dan pemerintahan Lokal, Zuraida Kamaruddin, Menteri Besar Johor, Osman Sapian, dan Penasihat Eksekutif Perak, Paul Yong Choo Kiong.

Skandal ini mempermalukan koalisi Pakatan Harapan yang mengklaim memiliki integritas yang tinggi.

Telah muncul seruan bagi para pejabat yang ketahuan memalsukan gelar dan ijazah mereka untuk segera mengundurkan diri dari jabatannya. Selain Yahya, ijazah Zuraida Kamaruddin dipertanyakan setelah seorang warganet mengatakan bahwa namanya tidak ditemukan di daftar lulusan Universitas Nasional Singapura (NUS) di mana dia mengklaim mendapatkan gelarnya.

Sementara pejabat seperti Mohamad Sabu mengatakan bahwa dia tidak memiliki ijazah atau gelar perguruan tinggi dan membantah telah memalsukan gelarnya. Pria berjuluk Mat Sabu itu mengatakan dia tidak pernah mengklaim memiliki gelar akademik dan bahwa dia dikeluarkan dari kampus ketika menempuh pendidikan di Universitas Teknologi Malaysia MARA.

Sementara Menteri Keuangan Malaysia, Lim Guan Eng juga tersangkut dalam skandal setelah kualifikasinya sebagai seorang akuntan dipertanyakan.

Presiden Asosiasi Warga China Malaysia, (Malaysia Chinese Association/MCA) Datuk Seri Dr Wee Ka Siong mempertanyakan bagaimana Eng yang lulus sebagai Sarjana Ekonomi dari Universitas Monash, Australia pada 1984, bisa lolos kualifikasi sebagai akuntan profesional pada 1983 sebagaimana tercantum dalam laman resmi sang menteri.

(dka)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini