Deklarasi Dukungan Alumni untuk Jokowi-Ma'ruf, TKN: Fenomena Arus Baru Politik di Indonesia

Fakhri Rezy, Okezone · Senin 11 Februari 2019 13:08 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 11 605 2016292 deklarasi-dukungan-alumni-untuk-jokowi-ma-ruf-tkn-fenomena-arus-baru-politik-OXYsElUKgB.jpg Ace Hasan Syadzily (Foto: Okezone)

JAKARTA – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin menilai dukungan banyaknya alumni dari berbagai pihak merupakan fenomena arus baru politik di Indonesia.

Juru Bicara TKN Jokowi-Kyai Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily mengatakan, para alumni yang mendukung paslon 01 adalah bagian dari kelas menengah yang akhirnya mengambil posisi politik yang tegas.

“Selama ini kelas menengah memilih diam dan tidak menyampaikan pilihannya secara terbuka,” ujarnya, Jakarta, Senin (11/2/2019).

 Baca juga: Jaringan Alumni Mesir Indonesia Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf

Dirinya menjelaskan, mereka mengambil posisi dikarenakan muak dengan cara berpolitik menebar hoaks, membangun kecemasan dan menakut-nakuti publik. Apalagi, para alumni ini adalah kelompok kritis yang tidak mudah untuk dirayu dengan sandiwara dan juga tidak takut dengan model propaganda ala firehose falsehood.

“Mereka bergerak melawan propaganda seperti itu. Mereka jelas tahu mana fakta dan mana fiksi,” ujarnya.

 https://img-z.okeinfo.net/content/2019/02/09/605/2015803/jaringan-alumni-mesir-indonesia-deklarasi-dukung-jokowi-ma-ruf-NYZxkzOLvJ.jpg

Selain itu, lanjut Ace, dukungan para alumni ini juga tanda hadirnya voluntarisme, semangat kerelawanan. Mereka merancang acara sendiri, dengan sumber pembiayaan sendiri, dengan tenaga relawan.

 Baca juga: KPU Pastikan Mundurnya 1 Panelis Tak Kurangi Kualitas Debat Capres Kedua

“Yang hadir juga bersemangat voluntarisme karena mereka ingin mendukung orang baik tetap menjadi presiden,” ujarnya.

Kebangkitan kelas menengah terdidik untuk stand up bersama Jokowi, menurut Ace, akan mempengaruhi swing voters yang masih ragu dengan pilihannya dan undecided voters yang belum menentukan pilihannya.

“Jumlah undecided voters dan swing voters akan semakin menipis sejalan dengan semakin dekatnya waktu pemilihan. Bahkan swing voters yang selama ini dukung Prabowo-Sandi akan mulai ragu dengan pilihannya dan mulai bergeser untuk memilih Pak Jokowi,” katanya.

 Baca juga: KPU: Debat Kedua Tanpa Kisi-Kisi, Seluruh Pertanyaan Dirahasiakan

Sebagai kelompok terpelajar, Ace mengatakan, mereka tidak tinggal diam dengan model kampanye seperti ini. Para alumni itu sangat gerah jika bangsa ini akan dibawa kepada kepunahan dan pesimistik. Di mana, mereka harus mengekspresikan sikap politiknya dengan memberikan dukungan kepada Jokowi.

“Mereka tak bisa membiarkan Pak Jokowi bekerja sendiri untuk kemajuan bangsa ini. Untuk itu mereka sadar bahwa Pak Jokowi tidak boleh sendirian dalam menghadapi semburan hoaks, kebohongan dan pesimisme. Mereka bangkit dengan memberikan dukungan tersebut,” tambahnya.

Apalagi secara khusus, baru-baru ini alumni Mesir yang selama ini melihat bagaimana wacana Islam di Indonesia yang moderat dan toleran diwarnai oleh gerakan khilafah yang mendompleng pada salah satu calon Presiden sebelah. Dukungan alumni Mesir karena memiliki kesamaan pandangan tentang nilai-nilai Islam moderat, Islam wasathiyah dan konsisten menentang Islam radikal dan khilafah Islamiyah yang mendompleng dalam Pilpres 2019 kepada salah satu calon tertentu.

“Mereka ini yang selalu menuduh Pak Jokowi anti umat Islam. Padahal Pak Jokowi dan Abah Kiai Ma'ruf itu anti-khilafah yang mau meruntuhkan NKRI, bukan anti umat Islam,” tutupnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini