Jaga Keberagaman, Jokowi Makin Dicintai Etnis Tionghoa Indonesia

Muhamad Rizky, Jurnalis · Senin 11 Februari 2019 22:52 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 11 605 2016596 jaga-keberagaman-jokowi-makin-dicintai-etnis-tionghoa-indonesia-7CfH8pk28E.jpg Presiden Jokowi (Foto: Instagram)

JAKARTA - Indonesia ditakdirkan menjadi negara Bhinneka Tunggak Ika, dimana terdiri dari Beragam Suku, Bahasa dan juga Agama. Selama Joko Widodo menjadi pemimpin negeri ini, terbukti mampu menjaga keberagaman yang menjadi kekayaan Indonesia.

Hal ini yang membuat Jokowi semakin dicintai oleh etnis Tionghoa. Hal ini diungkapkan Wakil Sekretaris Jendral Partai Kebangkitan Bangsa (Sekjen PKB) Daniel Johan.

Daniel Johan yang juga Wakil Direktur Kampanye Tim Kampanye Nasional (TKN) Paslon 01, Jokowi-Ma’ruf Amin, Senin (11/2/2019) menyatakan kalau di kalangan Tionghoa Jokowi semakin dicintai. “Di kalangan Tionghoa Jokowi dianggap figus terbaik. Selain itu Jokowi juga dianggap simbol yang menjaga keberagaman di Indonesia”.

Daniel menambahkan, kalau pada Pilpres nanti sedikitnya 80 persen etnis Tionghoa akan memillih Jokowi. “Perkiraan Saya suara etnis Tionghoa yang memilih Jokowi dikisaran 80 sampai 90 persen, dari total etnis Tionghoa yang ada di Indonesia”.

Baca Juga; Galang Dana Kampanye, Jokowi Hadiri Lelang Lukisan Bersama Seniman

Daniel Johan

Selain akan memilih Jokowi, menurut Daniek banyak dari etnis Tionghoa yang secara aktiv mensosialisasikan atau berkampanye untuk Jokowi. “Sejauh ini TKN melakukan komunikasi dengan baik, tidak sedikit dari mereka yang ikut aktiv berkampanye untuk Jokowi”.

Untuk program kerja untuk etnis Tionghoa, menurut Daniel memang tidak ada yang spesifik. “Namun denga komitmen menjaga keragaman, dan mempermudah dalam izin usaha. Secara tidak langsung etnis Tionghoa juga merasakan dari kebijakan tersebut, walaupun ini kebijakan umum untuk semua”.

Selain dukungan aktif dari etnis Tionghoa untuk Jokowi melanjutkan kepemimpinan nasional. Para Calon anggota legislatif (Caleg) dari PKB juga sudah menjalin komunikasi dengan TKN agar selama kampanye di Daerah Pemilihan (Dapil) mereka juga ikut mengakampanyekan Jokowi.

Daniel Johan yang juga Caleg untuk DPR RI di daerah Kalimantan Barat (Kalbar), menilai di Dapilnya masih cukup banyak yang anti Jokowi. “Di Kalbar banyak warga termakan hoax, bahwa Jokowi anti Islam. Ini yang harus terus kita sosialisasikan bahwa itu hanya hoax”.

Baca Juga: Masa Depan Politik Ada di Tangan Milenial, Parpol Diminta Utamakan Kader Muda

Jokowi

Menilai kinerja ketua TKN, Erick Thohir menurut Daniel, sejauh ini Erick Thohir, sudah oke. “Sukses Asian Games 2018 menjadi modal awal baginya memimpin TKN, yang menjadi tantangan TKN adalah menjaga yang sudah mendukung Jokowi dan meyakinkan yang masih mengambang (swing viters yang jumlahnya sekira 20 persen)”..

Walau dalam berbagai sirvei Jokowi-Ma’ruf Amin masih unggul, namun Daniel mengingatkan jangan sampai kejadian di Pilpres Amerika maupun di Pilkada Jakarta. Walau secara survei unggul namun hasilnya justru sebaliknya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini