nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

6 Warga Terserang DBD, Perindo Langsung Fogging 2 Dusun di Bangun Bandar

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Senin 11 Februari 2019 20:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 11 608 2016555 6-warga-terserang-dbd-perindo-langsung-fogging-2-dusun-di-bangun-bandar-o9ZvHdqEzr.jpg Fogging Partai Perindo (Foto: Wahyudi/Okezone)

MEDAN – Calon Anggota Legislatif (caleg) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) menggelar bakti sosial kesehatan berupa pengasapan (fogging) di dua dusun Desa Bangun Bandar, Kecamatan Dolok Masihul, Kabuapten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

Sekira 200 rumah serta pekarangan milik warga di areal yang masuk dalam Kawasan pondok para pekerja perkebunan PT Socfindo itu, menjadi objek fogging. Perindo juga mengasapi parit, serta areal kosong dan areal yang dijadikan peternakan kambing oleh warga.

Ketua DPW Partai Perindo Sumatera Utara yang juga caleg DPR-RI Partai Perindo nomor urut 1 dari dapil Sumut-1, Rudi Zulham Hasibuan menyebutkan, pelaksanaan fogging ini dilakukan sesuai dengan permintaan warga yang disampaikan salah satu pejabat PT Socfindo kepada Perindo.

Baca Juga:Warga Kendal Bersyukur Kampungnya Di-Fogging Perindo

Fogging

Warga meminta pelaksanaan fogging, karena khawatir terjangkit penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti itu. Apalagi di lingkungan mereka, sudah ada 6 orang yang terjangkit, dimana 1 diantaranya meninggal dunia.

“Jadi fogging hari ini kita lakukan murni atas permintaan warga yang memang sudah sangat khawatir dengan DBD ini,” sebut Rudi.

Rudi lebih lanjut mengatakan, upaya fogging yang mereka lakukan ini harus ditindaklanjuti dengan aksi proaktif dari masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan mereka pasca fogging. Masyarakat juga diajak untuk memulai kebiasaan hidup sehat, dengan memakan makanan bergizi, rutin berolahraga dan tidak merokok.

“Sedangkan kepada pemerintah, kita menghimbau agar segera dilakukan perbaikan drainase di sekitar lingkungan tempat tinggal warga. Karena banyak drainase yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya, tidak mengalir dan justru menjadi tempat berkembangbiak nyamuk aedes aegypti,”sebutnya.

“Kita juga meminta meminta pemerintah daerah untuk menyederhanakan proses pengajuan program fogging oleh pemerintah. Karena selama ini masyarakat mengeluh, lama sekali responnya. Jangan sampai ada korban jiwa dan kejadian luar biasa baru pemerintah perduli. Nanti menyesal,”tandas Rudi.

Fogging

Baca Juga: Serunya Mama Muda Senam Bareng Caleg Perempuan Perindo

Dalam kegiatan fogging itu, Rudi didampingi caleg DPRD Sumut dari Partai Perindo untuk Dapil Sumut-4 nomor urut 1, Ramlesh Simanjuntak dan caleg DPRD Serdang Bedagai dari Partai Perindo untuk dapil Serdang Bedagai-4 nomor urut 4, Rida Riani Pakpahan, serta para tim pemenangan masing-masing caleg.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini