Ini yang Diunggulkan Jokowi di Debat Pilpres Ronde Kedua

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 12 Februari 2019 07:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 12 605 2016624 ini-yang-diunggulkan-jokowi-di-debat-pilpres-ronde-kedua-NUFwBrojO2.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo sudah mempersiapkan diri menjelang debat kedua Pilpres, pada 17 Februari 2019 mendatang.

Tema debat kedua menyangkut isu energi, pangan, infrastruktur, sumberdaya alam dan lingkungan hidup. Debat dilakukan antar capres.

Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga mengatakan petahana akan memaparkan keungulan yang sudah dikerjakannya terkait tema debat kedua.

 (Baca juga: Jaga Keberagaman, Jokowi Makin Dicintai Etnis Tionghoa Indonesia)

Misalnya saja dalam isu lingkungan hidup. Jokowi disebut memerhatikan keberadaan hutan sosial di berbagai daerah di Tanah Air.

"Yang pasti lingkungan hidup iya, sekarang banyak adanya hutan sosial, itu bagaimana lingkungan hidup di manfaatkan," kata Arya di Jakarta, Senin 11 Februari 2019 malam.

sd

 (Baca juga: Erick Thohir Apresiasi Sikap Logis Kalangan Terpelajar Pilih Jokowi-Amin)

Selain ungggul di isu lingkungan hidup, petahana juga memiliki keunggulan di sektor energi. Hal tersebut bisa dilihat dari kepemilikan saham Indonesia atas Freeport, Blok Mahakam, beserta sumber energi lainnya.

"Yang akan jadi unggulan kita lagi yakni energi juga ya, seperti Freeport diambil, Mahakam diambil, itu kan semakin jelas, dalam arti dikuasai bangsa kita, itu jadi keunggulan kita juga," jelas Ketua DPP Perindo itu.

 

Segala keberhasilan yang sudah ditorehkan Jokowi, kaya Arya, akan dipaparkan secara lengkap di debat kedua 17 Februari mendatang. Petahan juga akan membicarakan program-program untuk bangsa ke depan.

"Pasti, setelah kita cerita mengenai keberhasilan kita, ke depan akan ngomong apa," ucap Arya.

Debat kedua antar capres disiarkan secara langsung di RCTI, GTV, MNC TV, dan iNews TV. Debat berlangsung tanpa kisi-kisi pertanyaan. Para panelis juga ditentukan sendiri oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

 sd

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini