nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diperiksa KPK terkait Suap 'Ketok Palu', Ketua DPRD Jambi Dicecar 30 Pertanyaan

Azhari Sultan, Jurnalis · Rabu 13 Februari 2019 00:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 13 340 2017089 diperiksa-kpk-terkait-suap-ketok-palu-ketua-dprd-jambi-dicecar-30-pertanyaan-vMvnkBu1Bm.jpg Ketua DPRD Jambi Cornelis Buton (Foto: Azhari Sultan)

JAMBI - Usai diperiksa Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama kurang lebih 7 jam, akhirnya Ketua DPRD Provinsi Jambi Cornelis Buston (CB) keluar dari lantai II, Gedung Mapolda Jambi, Selasa (12/2/2019).

Sejumlah wartawan yang menanti sejak pagi nyaris terkecoh dibuatnya. Sebab, CB sekira pukul 17.20 WIB memilih keluar melalui pintu samping Mapolda Jambi, namun langsung diburu awak media.

Ketika perjalanan menuju kendaraannya, CB hanya mengaku dicecar sekira 30 pertanyaan oleh tim penyidik KPK. "Ada sekitar 30 pertanyaanlah," katanya, Selasa (12/2/2019).

(Baca Juga: Pimpinan dan Anggota DPRD Jambi Diperiksa KPK terkait Suap 'Ketok Palu'

Selebihnya ia memilih bungkam, meski didesak sejumlah pertanyaan. Menggunakan mobil warna hitam, tersangka suap RAPBD Provinsi Jambi 2018 itu pun meninggalkan Mapolda Jambi.

Ilustrasi 

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, ada 10 saksi yang diperiksa terkait kasus dugaan suap ketok palu pengesahan RAPBD Provinsi Jambi Tahun 2018 yang menyeret mantan Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulklifli. Dari 10‎ saksi, sebanyak 9 di antaranya anggota DPRD Jambi.

"Hari ini, bertempat di Polda Jambi, penyidik mulai melakukan pemeriksaan terhadap 10 orang, 9 di antaranya dari unsur pimpinan dan anggota DPRD Jambi. Pemeriksaan dilakukan untuk para tersangka yang sudah diproses sebelumnya," kata Febri di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

KPK telah menetapkan 12 anggota DPRD Provinsi Jambi dan satu pihak swasta sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan suap ketok palu ‎pengesahan RAPBD Provinsi Jambi 2018 yang menyeret Zumi Zola Zulklifli.

Ke-13 tersangka baru tersebut, yaitu Ketua DPRD Jambi, Cornelis Buston; Wakil Ketua, AR Syahbandar dan Chumaidi Ziadi; Ketua Fraksi Golkar, Sufardi Nurzain; Ketua Fraksi Restorasi, Nurani Cekman; serta Ketua Fraksi PKB, Tadjudin Hasan.

(Baca Juga: DPRD Jambi Resmi Berhentikan Zumi Zola sebagai Gubernur

Ketua Fraksi PPP, Parlagutan Nasution; Ketua Fraksi Gerindra, Muhamadiyah; pimpinan Komisi III, Zainal Abidin; anggota DPRD, Elhelwi; Gusrizal; Effendi Hatta; dan pihak swasta Joe Fandy Yoesman alias Asiang.

Diduga para legislator Jambi itu mempunyai peran masing-masing untuk memuluskan ketok palu ‎pengesahan RAPBD Jambi 2018. Perannya meliputi meminta uang, menagih kesiapan uang, melakukan pertemuan, hingga meminta uang ketok palu.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini