nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

IPW: Polisi Interogasi Tahanan dengan Ular Tindakan Biadab

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 14 Februari 2019 07:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 14 337 2017687 ipw-polisi-interogasi-tahanan-dengan-ular-tindakan-biadab-NnlzCasReE.JPG Ketua Presidium IPW Neta S Pane (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menilai aksi polisi yang melakukan interogasi tahanan terduga pelaku pencurian menggunakan ular merupakan tindakan yang biadab.

“Aksi polisi menginterogasi tahanan dengan ular dililit di leher adalah aksi biadab yang tidak boleh dibiarkan,” kata Neta saat berbincang dengan Okezone, Kamis (14/2/2019).

Menurut Neta, cara yang dilakukan polisi tersebut sudah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Sehingga tidak boleh dibiarkan saja.

“Sangat tidak pantas menjadi anggota Polri yang katanya profesional dan polisi sipil yang mengayomi masyarakat. Kasus ini tidak boleh dibiarkan. Aksi biadab polisi ini harus ditindak tegas. Artinya, polisi tersebut tidak pantas lagi menjadi polisi,” kata Neta.

(Baca Juga: Polri Sanksi Polisi yang Interogasi Tahanan dengan Ular)

ular

Disisi lain, Neta khawatir kasus ini akan berdampak kepada dendam warga Papua terhadap polisi semakin marak. Untuk itu, sebaiknya anggota polisi berpikir panjang dalam melakukan sebuah tindakan.

“Sebab mereka akan selalu merasakan bahwa mereka tidak pernah diperlakukan manusiawi,” ujar Neta.

Sebelumnya, anggota Polres Jayawijaya, Papua, terekam sedang menginterogasi seorang terduga kasus pencurian dengan seekor ular. Aksi tersebut beredar luas di media sosial dan mendapatkan tanggapan miring dari warganet.

(Baca Juga: Polisi Interogasi Tahanan dengan Ular, Kompolnas: Itu Tindak Pidana!)

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini