nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Emak-Emak di Bengkulu Demo Tolak Perayaan Valentine

Demon Fajri, Jurnalis · Kamis 14 Februari 2019 13:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 14 340 2017837 emak-emak-di-bengkulu-demo-tolak-perayaan-valentine-4IEDiGcQ6L.JPG Emak-emak di Bengkulu deklarasi tolak hari Valentine. (Foto : Demon Fajri/Okezone)

BENGKULU – Puluhan emak muslimah yang tergabung dalam Gerakan Muslimah Bersyar'i (GMB) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) Bengkulu, menggelar deklarasi menolak tanggal 14 Februari sebagai Hari Valentine.

Ketua GMB, Alisya Fianne Janne, mengusulkan 14 Februari sebagai hari untuk menutup aurat sedunia. "Hari ini merupakan hari tutup aurat sedunia," kata Alisya.

Bengkulu, ujar Alisya, akan menjadi pelopor gerakan muslimah bersyar'i. Sebab, kata dia, gerakan tersebut pertama kali digelar di Indonesia.

"Gerakan ini akan digelar secara berkesinambungan," tutur Alisya.

Hari Valentine. (Foto : Pinterest)

Ketua DPW Ipemi Bengkulu, Linda Emilia Kosasi, menambahkan, GMB tidak hanya melibatkan kalangan emak-emak. Namun, juga menyasar kalangan kaum milenials muslim untuk berhijab.

Sebab, kata dia, dengan berhijab kaum hawa dapat membentengi niat jahat dari aksi kekerasan terhadap perempuan.

(Baca Juga : Pemprov DKI Diminta Awasi Hotel-Hotel di Momen Valentine Day)

"Gerakan ini salah satu gerakan pencegahan kekerasan terhadap perempuan," ujar Emilia.

(Baca Juga : Jika Merayakan Valentine Day, Masyarakat Aceh Besar Akan Terkena Sanksi)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini