Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Usai Buka Puasa, Puluhan Santri di Lampung Keracunan

Antara , Jurnalis-Rabu, 20 Februari 2019 |02:31 WIB
Usai Buka Puasa, Puluhan Santri di Lampung Keracunan
Foto Ilustrasi
A
A
A

LAMPUNG - Puluhan santri putri Pondok Pesantren Assyaroniah di Desa Teluk Dalem, Kecamatan Mataram Baru, Kabupaten Lampung Timur, mengalami keracunan makanan seusai berbuka puasa sunah, sehingga harus dirawat ke sejumlah fasilitas kesehatan terdekat.

Peristiwa keracunan dialami sejumlah santri putri Ponpes Assyaroniah itu terjadi pada Senin (18/2) petang, kata Nur Samsu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Lampung Timur sekaligus membenarkan kejadian itu.

"Iya, betul keracunan, tapi sudah ditangani semua santri dari Ponpes Assyaroniah. Mereka keracunan makanan sewaktu berbuka puasa pada Senin kemarin, tapi tidak semua keracunan, yang keracunan pondok puteri," katanya.

 sd

Nur Syamsu menyebutkan, jumlah santri yang keracunan makanan itu sebanyak 80 orang.

"Sekarang sudah ditangani, sudah kami bawa ke puskesmas, ada yang dibawa ke Puskesmas Labuhan Maringgai, Puskesmas Bandarsribhawono, dan ada juga ke rumah sakit umum," ujarnya.

Menurut dia, sekarang ini para santri itu masih ada yang dirawat di puskesmas, namun ada pula yang dirawat di pondok pesantren untuk menjalani rawat jalan.

"Mohon doanya agar semuanya segera sembuh," katanya.

Mantan Staf Ahli Bupati Lampung Timur ini menyatakan belum mengetahui penyebab keracunan dialami puluhan santri itu, tapi sampel makanan seperti sambal dan sayur yang dikonsumsi sedang diteliti.

"Kami belum tahu apakah karena makanannya atau karena bakteri, tapi sampelnya sudah kami kirim ke Dinas Kesehatan Provinsi Lampung untuk diteliti," ujarnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement