Sasarannya, kata dia, adalah desa dan UMKM, dengan ruang lingkup pendampingan edukasi dan pengembangan ekonomi kreatif, akses permodalan, infrastruktur, pemasaran, regulasi, serta hubungan antarlembaga dan wilayah.
"Presiden Jokowi adalah yang pertama menggerakkan ekonomi kreatif. Presiden sudah beri semua tools, tinggal kepala daerah mau sambut atau tidak," ucap pria kelahiran Banyuwangi, 6 Agustus 1973 tersebut.
Pada 2017, Anas menggandeng GoJek Indonesia untuk menjalankan program antar obat ke rumah. Menurut dia, kolaborasi tak bisa dielakkan di era digital seperti saat ini.
Sebelumnya, Anas sudah meluncurkan Desa Pintar untuk menggenjot inovasi ekonomi dan layanan publik di desa-desa dengan memanfaatkan teknologi informasi. Pada 2018, Banyuwangi terpilih menjadi smart city ASEAN bersama Jakarta dan Makassar dalam Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN.
(Baca Juga: 41 Tahun Istiqlal, PDIP: Masjid Kokoh Lambangkan Kemerdekaan dan Toleransi)