Eva justru membandingkan dengan partainya yang tidak melakukan hal tersebut. "Di PDIP tidak seteril, tapi kita upayakan ada pembatasan. Tidak boleh satu keluarga nyaleg satu tingkatan, atau beda tingkat tapi satu dapil, ironis," paparnya.
Sebelumnya Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto juga menyindir tokoh reformasi yang berupaya melanggengkan nepotisme di dalam partai politik. Dia mengatakan, tokoh reformasi itu dahulu menggembar-gemborkan anti-nepotisme. Namun, saat ini justru menikmati hidup di partai politik.
"Ada tokoh reformasi yang dulu getol tolak nepotisme, eh sekarang empat anaknya menjadi caleg di partainya tersebut. Nepotisme dia lenggangkan, maka dia dukung Prabowo-Sandi. Siapa itu? Tahu semuanya," kata Hasto saat Safari Kebangsaan IX Lampung, Jumat 1 Maret 2019 malam.
(Baca Juga: 30% Masyarakat Diprediksi Golput di Pemilu 2019, Ini Alasannya)
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.