nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dirawat Intensif, Bupati Demak Minta Pengunjung Dibatasi

Taufik Budi, Jurnalis · Senin 04 Maret 2019 13:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 04 512 2025496 dirawat-intensif-bupati-demak-minta-pengunjung-dibatasi-KGEwqR3yIw.jpg Kecelakaan (Okezone)

SEMARANG - Bupati Demak M Natsir menjalani perawatan intensif di Paviliun Garuda RSUP dr Kariadi Semarang. Kondisinya saat ini membaik dan dalam keadaan sadar meski menderita retak tulang panggul akibat benturan keras saat kecelakaan lalu lintas di Tol Batang-Semarang.

"Kondisi Pak Bupati bisa berkomunikasi cuma mengeluhkan pusing dan mungkin masih agak bingung, syok. Apalagi kondisi beliau sudah agak berumur," kata Humas RSUP Kariadi, Aditya Kandu Warendra, Senin (4/3/2019).

 Baca juga: Bupati M Natsir Observasi di RSUP Kariadi, Pengawal Operasi Kaki di RSUD Demak

Dia menyebut tim dokter sudah melakukan pemeriksaan dan observasi untuk mengetahui kondisi Natsir. Hasilnya, ditemukan tulang panggul retak. Selain itu, juga terdapat dislokasi atau pergeseran tulang.

 https://img-z.okeinfo.net/okz/500/library/images/2019/03/03/4uy8bmbf5rdakt22en7t_11901.jpg

"Dari beliau meminta pihak keluarga untuk ada limitasi pengunjung. Dari keluarganya pun juga tidak sembarangan bisa berkunjung," tukasnya.

 Baca juga: Mobil Bupati Demak Kecelakaan di Tol Batang, sang Ajudan Tewas

Sebelumnya diberitakan, mobil Innova bernopol H 9507 PN terlibat kecelakaan di Jalan Raya Tol KM 349 Desa Kandeman, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, pada Minggu pukul 03.15 WIB. Mobil berwarna hitam itu ditumpangi Bupati Demak M Natsir, pengawal pribadi bernama Wijaya warga Gemuh Sayung RT 7/2 Demak, ajudan Febri Dien Terial, warga Petamanan RT 4/1 Pasuruan Jatim, serta sopir Ali Ashari, warga Wonosalam RT 2/2 Demak.

Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi mobil mendadak melihat sebuah truk tronton di depan yang lampu belakangnya dalam kondisi tidak menyala. Sopir yang kaget, tak bisa menguasai laju kendaraannya karena sudah terlalu dekat hingga kecelakaan pun tak dapat terhindarkan. Febri tewas karena menderita luka serius di kepala.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini