nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terdakwa Lucas Dituntut 12 Tahun Penjara

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Rabu 06 Maret 2019 15:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 06 337 2026621 terdakwa-lucas-dituntut-12-tahun-penjara-wAh51mJe4X.jpg Terdakwa Lucas saat sidang di PN Tipikor (foto: Putera/Okezone)

JAKARTA - Terdakwa kasus dugaan merintangi proses penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Lucas dituntut 12 tahun penjara dan denda Rp600 juta subsidair enam bulan kurungan. Tuntutan, Jaksa KPK merupakan hukuman maksimal.

Jaksa KPK meyakini bahwa, Pengacara Lucas membantu pelarian terdakwa kasus suap pengurusan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Eddy Sindoro.

"Menuntut supaya majelis hakim yang mengadili dan memeriksa perkara ini, menyatakan terdakwa Lucas terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah dalam perkara tindak pidana korupsi," kata jaksa KPK Abdul Basir saat membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (6/3/2019).

 sd

Dalam surat tuntutannya, Jaksa menyebut bahwa, Lucas dibantu dengan Sekretaris PT Gajendra Adhi Sakti, Dina Soraya. Pasalnya, Lucas meminta Dina untuk membantu melarikan Eddy Sindoro ke luar negeri.

Hal ini dilakukan agar Eddy Sindoro yang dijerat KPK sebagai tersangka berkaitan dengan pengurusan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dia ditetapkan sebagai tersangka sejak 2016 dan kabur ke luar negeri selama 2 tahun sebelum menyerahkan diri.

"Terdakwa menyarankan Eddy Sindoro untuk tidak menyerahkan diri kepada KPK dan menyarankan Eddy Sindoro untuk mengubah status WNI dan paspornya," ucap Jaksa KPK.

Jaksa menjelaskan, setelah diminta bantu oleh Lucas, akhirnya Dina meminta bantuan Dwi Hendro Wibowo alias Bowo. Lucas pun meminta Dina Soraya mengambil uang ke stafnya untuk orang-orang yang membantu pelarian Eddy Sindoro di Bandara Soekarno-Hatta.

Saat itu, Eddy Sindoro sedang dideportasi dari Malaysia, bersama anaknya Michael Sindoro dan Chua Chwee Chye alias Jimmy alias Lie. Ketiganya menumpang pesawat AirAsia saat dideportasi dari Malaysia karena Eddy Sindoro menggunakan paspor palsu.

"Terdakwa memerintahkan Dina Soraya untuk menjemput Eddy Sindoro, Michael Sindoro dan Jimmy alias Lie agar bisa masuk dan keluar dari bandara tanpa pemeriksaan imigrasi. Terdakwa juga minta Dina Soraya membelikan tiket dengan rute penerbangan Jakarta-Bangkok," papar jaksa.

 sd

Atas perbuatannya, Lucas disangka melanggar Pasal 21 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini