nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diguyur Hujan Semalaman, Wilayah Klaten Dilanda Banjir dan Longsor

Agregasi KR Jogja, Jurnalis · Kamis 07 Maret 2019 14:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 07 512 2027001 diguyur-hujan-semalaman-wilayah-klaten-dilanda-banjir-dan-longsor-Sm1FW3AY7R.jpg Foto Ilustrasi Okezone

KLATEN - Sejumlah wilayah di Kabupaten Klaten dilanda banjir dan tanah longsor. Puluhan jiwa dari sekitar 10 Kepala Keluarga di Krikilan, Bayat terpaksa dievakuasi menggunakan perahu karet oleh petugas PMI, karena terjebak banjir yang semakin tinggi pada Rabu (6/3) malam. Hingga Kamis pagi (7/3) sejumlah titik masih tergenang air cukup tinggi.

Pantauan di lokasi, banjir juga merendam wilayah Tukuman, Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas. Selain merendam rumah-rumah warga, juga nampak sebuah masjid, Al Ikhlas, yang berada di kampung tersebut ikut terendam.

Ketua takmir masjid Al Ikhlas, Kariyono mengatakan, banjir di Tukuman akibat luapan air sungai dari tanggul barat Pengkol, Planggu, Trucuk. Banjir datang mulai sekitar pukul 17.00 pada Rabu (6/3). Air semakin tinggi hingga puncaknya pada pukul 20.45 merendam masjid tersebut, beserta pemukiman penduduk.

 banjir

Warga terus berjaga hingga larut malam. Selain itu, jalan alternatif antara Kecamatan Cawas dan Trucuk yang melalui tanggul Dukuh Tukuman terpaksa ditutup warga. Hal ini untuk mencehgah agar tidak ada orang yang melintas, karena arus sangat deras dan berbahaya. Kendati air mulai surut, namun hingga Kamis pagi genangan masih cukup tinggi.

Plt Kepala BPBD Klaten Dodhy Hermanu menjelaskan, banjir dan tanah longsor di beberapa titik wilayah Klaten disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur sejak Rabu siang hingga malam.

Akibatnya sejumlah sungai meluap, dan beberapa tanggul jebol. Antara lain luapan Sungai Dengkeng di empat kecamatan, yakni kecamatan Bayat, Wedi, Trucuk dan Kecamatan Cawas.

 sd

Banjir di Kecamatan Bayat meliputi Desa Paseban, Beluk, Kebon, Krikilan, Tawangrejo, Wiro, dan Dea Talang. Selain itu, Desa Japanan, Bawak, dan Karangasem di wilayah Kecamatan Cawas. Desa Gaden, dan Kalikebo wilayah Kecamatan Trucuk, serta Desa Pacing dan Melikan di Kecamaatn Wedi.

Luapan juga terjadi pada Sungai Birin Desa Balong, dan Kragilan, Kecamatan Gantiwarno, serta di Desa Melikan dan Pacing Kecamatan Wedi.

Titik tanggul jebol terjadi di Sungai Gampign Desa Karangasem, mengakibatkan sekitar 50 hektar tanman padi terendam.

Akibat hujan deras, juga menyebabkan tanah longsor di Dukuh Paseban Rt 01, RW 13, Desa Pasbean, Bayat. Satu rumah rusak ringan dan mengancam empat rumah lainya. Selain itu, talud sungai di Dukuh Brajan, Desa Gentan, Gantiwarno juga ambrol tergerus derasnya arus banjir.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini