BEKASI - Partai Perindo melakukan pengasapan (fogging) di Jalan Rawa Semut RT 07 RW 12 Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. Fogging ini merupakan permintaan warga setempat, demi mengantisipasi penyebaran wabah DBD.
"Kita tadi fogging di satu RT namun padat penduduknya, hampr 350 kepala keluarga (KK). Ini adalah permintaan warga agar terbebas dari demam berdarah," kata caleg DPR RI Dapil Jabar VI (Kota Bekasi-Depok), Henky Eko Sriyantono di Bekasi, Kamis (7/3/2019).
Giat fogging Perindo mendapat sambutan baik dari warga setempat. Terlebih wilayah tersebut sudah cukup lama tidak mendapat pengasapan dari pihak terkait.
"Respon masyarakat sangat baik dan sangat simpati dengan gerakan yang telah kami lakukan. Dan di fogging kali ini kami gunakan hanya satu alat fogging," ujar pria yang akrab disapa Cak Eko itu.

Caleg nomor urut 1 itu mengaku tidak ada kendala yang dialami selama dirinya melakukan fogging di rumah-rumah warga. "Tidak ada kendala, justru masyarakat menyambut dengan senang," paparnya.
Sementara caleg DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil VIII (Kota Bekasi-Depok), Dudung Prilaksono menyampaikan, kondisi lingkungan di sekitar rumah-rumah warga masih terdapat beberapa genangan air yang rentan menjadi sarang untuk nyamuk berkembang biak.
Menurutnya, hal itu menandakan masih kurangnya kesadaran warga dalam menerapkan pola hidup bersih di lingkungannya.
"Kondisi lingkungan padat dan ada beberapa genangan serta pekarangan yang menjadi sarang nyamuk. Dalam hal ini kesadaran warga cukup, namun masih perlu ditingkatkan," ujarnya.
Karena itu, caleg Perindo mengedukasi warga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, agar terhindar dari wabah penyakit.

"Kita mengedukasi pentingnya menjaga kebersihan lingkungan agar terbebas dari wabah penyakit," ucapnya.
Selain fogging, para caleg juga memberikan sosialisasi terkait Pemilu pada April mendatang. Masyarakat diimbau untuk menggunakan hak suaranya dan tidak golput.
"Kita sosialisasi ke warga tentang kesadaran, jangan sampai golput menggunakan hak suara," tutupnya.
(Awaludin)