
Diceritakan, pemasungan terhadap Fatir baru terungkap setelah ada pihak Kelurahan Setu yang mendatangi kontrakannya. Ketika itu, pihak kelurahan tengah membantu mengurus surat administratif guna perawatan ibu Fatir, Wagiyati, yang terkena diabetes.
"Jadi Pak Sekel (sekretaris kelurahan) datang ke kontrakannya, disitulah baru tahu ada anak yang dirantai itu. Terus dikoordinasikan dengan saya untuk ditindaklanjuti," ujar Daryuanto, Satgas Perlindungan Anak Kelurahan Setu, kepada Okezone, Kamis (14/3/2019).
Menurut Daryuanto, kedua orangtua Fatir sendiri kini masih berada di RSU Kota Tangsel. Sedangkan Fatir dan adiknya yang duduk di bangku kelas 1 Sekolah Dasar (SD), saat ini belum diketahui keberadaannya karena sering pergi dari rumah.
"Adiknya kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah (MI), tapi kata tetangganya sering pergi dari rumah. Jadi prihatin melihat kehidupan keluarga ini, apalagi ayahnya masih menemani ibunya yang dirawat di RSU," katanya.
