nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Simpan Sabu Dibungkus Rokok, Pelajar 'Bangor' Ditangkap Polisi

Herman Amiruddin, Jurnalis · Minggu 17 Maret 2019 17:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 17 609 2031172 simpan-sabu-dibungkus-rokok-pelajar-bangor-ditangkap-polisi-PPyGKeL7zr.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

MAKASSAR - Dua remaja tertangkap basah membawa bungkusan rokok yang didalamnya terdapat narkoba jenis sabu. Kedua remaja yakni WD (16) pelajar warga Bulusaraung dan AD (16) penganggura yang beralamat di Jalan Pannampu Lorong 1 Makassar.

Keduanya tertangkap saat melintas berkendara motor matic dengan nomor polisi DD 4883 XT, dengan gelagat mencurigakan di Jalan Barukang Makassar, Minggu (17/3/2019) dinihari.

Dantim Respon Sabhara Polres Pelabuhan Makassar, Iptu Asfada mengatakan berawal saat tim respon cepat melakukan patroli antisipasi kejahatan jalanan dan premanisme di Jalan Barukang.

"Jadi saat anggota melakukan strong point kemudian ada pengendara melintas dan memberikan gelagak mencurigakan pada saat melihat tim respon sementara melakukan strong point. Melihat gelagak mencurigakan kemudian tim respon melakukan pengejaran dan menghetikan pelaku," kata Iptu Asfada kepada Okezone saat ditemui di kantornya dinihari tadi.

 sd

Kemudian kata Iptu Asfada dilakukan penggeladehan dan ditemukan satu bungkusan rokok yang dibuang oleh salah satu daripada pengendara di samping motornya.

Setelah digeledah ternyata ditemukan satu saset yang berisikan dua saset kecil yang diduga sabu. Dalam bungkusan rokok yang dibuag oleh pelaku.

"Ini yang sementara kita telusuri. Kita akan serahkan ke Satuan Narkoba Polres Pelabuhan untuk pengembangan. Karena hasil introgasi awal barang tersebut didapatkan dari seorang laki-laki di kampung Sapiria atau kampung narkoba," jelas Iptu Asfada.

 s

Selanjutnya kedua remaja dan barang bukti sabu dilimpahkan ke Reserse Narkoba Polres Pelabuhan untuk pengembangan.

"Dalam hal ini kita akan tetapkan apakah dia sebagai pemakai pengguna, atau kurir ataupun kaki tangan dari pengedar itu sendiri," kata Asfada.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini