nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Datangi MUI, Dubes Australia Minta Maaf Warganya Jadi Pelaku Penembakan di Selandia Baru

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Selasa 19 Maret 2019 14:39 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 19 18 2032097 datangi-mui-dubes-australia-minta-maaf-warganya-jadi-pelaku-penembakan-di-selandia-baru-J9aBxOKXtj.jpg Masjid Christchurch di Selandia Baru (Stuff)

JAKARTA - Dubes Australia untuk Indonesia, Gary Quinlan mengucapkan belasungkawa atas kejadian di Masjid An Nur, Christchurch, Selandia Baru. Hal ini dikarenakan pelaku penembakan tersebut kewarganegaraan Australia.

"Saya sebagai duta besar Australia, tiba di sini setahun yang lalu. Pertemuan ini sangat saya nanti-nantikan, terutama setelah kasus pembunuhan dan terorisme yang kebetulan terorisnya dari warga negara Australia, atas nama pribadi dan pemerintah Australia saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Saya sangat sedih," katanya di MUI, Jalan Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat. Selasa (19/3/2019).

 Baca juga: Batal Bertemu, MUI Sebut Dubes Selandia Baru Akan Beri Penjelasan Usai Penyelidikan

Gary pun tak luput menyampaikan duka cita terhadap warga Negara Indonesia yang turut menjadi korban di Masjid tersebut. "Sekali lagi kami menyampaikan belasungkwa kepada semua yang menjadi target kekejaman teroris tersebut, khususnya adalah dari warga Indonesia, satu yang meninggal dan dua masih menjalani perawatan di rumah sakit, seorang ayah dan seorang anak," tuturnya.

 Dubes Australia

Dari kejadian tersebut juga, pemerintah Australia telah melakukan langkah-langkah positif agar kejadian tersebut tidak terulang. Langkah-langkah tersebut seperti melakukan pertemuan dengan Imam masjid di Lakemba Masque di kawasan Sidney, Australia.

 Baca juga: Teror Masjid Christchurch, PM Selandia Baru: Pelaku Seorang Teroris, Dia Ekstremis

"Pemerintah telah melakukan langkah positif seperti bertemu dengan imam, bertemu dengan pimpinan agama Islam dan ulama Islam, di sana juga hadir bersama dengan PM Australia, para pimpinan partai-partai politik," ujarnya.

Gary menambahkan, usai kejadian di Selandia Baru, Pemerintah Australia juga mengadakan doa nasional untuk para korban penembakan tersebut. Di mana doa bersama tersebut terbuka bagi seluruh muslim dan nonmuslim yang ingin mendoakan.

 Baca juga: Geram, Trump Kecam Media yang Kaitkan Dirinya dengan Penembakan di Selandia Baru

"Pada hari itu semua masjid dibuka lebar, dan muslim, non muslim berdatangan di masjid dan ada semacam ceramah umum dari para imam, menjelaskan tentang agama islam. Saya sebagai duta besar untuk Indonesia dan nonmuslim juga merasa perlu banyak belajar tentang agama Islam dari umat Islam," tutupnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini