nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Nelayan Hilang saat Melaut di Samudera Hindia

Agregasi KR Jogja, Jurnalis · Jum'at 22 Maret 2019 10:37 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 22 510 2033462 2-nelayan-hilang-saat-melaut-di-samudera-hindia-AwDdI89YyZ.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

CILACAP - Dua anak buah kapal (ABK) Kapal Motor (KM) Senang Hati milik nelayan Cilacap dilaporkan hilang di tengah laut, tepatnya di sekitar perairan 09.10.10 Lintang Selatan dan 11.08.04 Bujur Timur, atau Samudera Hindia Selatan Kulonprogo, Yogyakarta, ketika tengah menangkap ikan Tuna.

Kedua ABK itu terdiri Edi P (21) warga RT03/05 Desa Kuripan Kidul Kecamatan Kesugihan, Cilacap dan Pendi Sugianto (24) warga RT 05/06 Perumahan PPSC Kelurahan Tegalkamulyan, Cilacap Selatan.

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kasat Polair AKP Huda Safei mengatakan, pencarian terhadap kedua korban masih terus dilakukan, kendati dengan cara menginformasikan kepada nakhoda kapal, baik kapal nelayan, kapal tongkang, kapal niaga, yang berlayar tidak jauh dariokasi kejadian.

"Bahkan kami juga sudah menginformasikan ke Satpol air dan Basarnas Yogya dan Pacitan Jawa Timur. Sekarang ini, angin barat sehingga diperkirakan korban terbawa arus laut kearah Timur," katanya, Jumat (22/3/2019).

 ss

Dijelaskan, dari kesaksian nakhoda kapal motor Senang Hati, Afif Suheri (35),dan ABK Suyatno (35), KM Senang Hati berangkat melaut dari Dermaga I Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC), pada Jumat (08/03/2019), sekitar pukul 17.00, dengan sembilan ABK. Dua hari kemudian, ketika sudah sampai di perairan Lintang 9, ABK kapal tersebut langsung menangkap ikan Tuna dengan cara dipancing. Kegiatan tersebut berlangsung dari pukul 18.00 hingga pukul 06.00 pagi.

Kemudian kapal tersebut lego jangkar dan seluruh ABK istirahat tidur, hingga pukul 08.00 untuk makan sarapan pagi. Karena masih lelah mereka kembali istirahat tidur. Sekitar pukul 10.00, nakhoda kapal mengecek jumlah ABKnya, ternyata sudah berkurang dua. Karena itu, seluruh ABK yang tersisa dibangunkan dan diperintahkan untuk melakukan pencarian dua ABK yang menghilang. Kendari telah berjam-jam pencarian, tidak juga mendapatkan tanda-tanda ada orang mengapung dipermukaan laut.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini