"Akhirnya saya ke kota naik sepeda nonton orang kampanye di lapangan. Waktu nyoblos, saya ngintip saja," tutur Ma'ruf.
Saat ditanya awak media apa tujuan dirinya sampai menyewa sepeda untuk menonton kampanye, Ketua Umum MUI itu menegaskan dirinya hanya senang saja melihat aktivitas dan kegiatan kampanye.
"Jadi ingin lihat seperti apa sih orang kampanye. Dulu kan kalau pidato kan galak-galak," ucapnya.
Pria yang akrab disapa Abah itu pun menyampaikan awal mula dirinya tertarik di dunia politik. Abah menyebutkan, sebenarnya sejak 1965 dirinya sudah tertarik dengan kehidupan politik, tetapi tepatnya pada 70-an, Kiai Ma'ruf sudah terjun ke organisasi politik dengan memimpin sebuah organisasi Front Pemuda.
"Mulai ke politik, tahun 71 pemilu, saya ikut menjadi anggota DPRD DKI termuda saya, 27 tahun. Tapi walau saya masih pemuda tapi saya jadi ketua fraksi golongan islam, masi 28 jadi ketua fraksi. Gubernurnya waktu itu Ali Sadikin, letjen lagi, saya masih anak muda," kata Kiai Ma'ruf.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.