Kekuatan budaya Melayu juga dieksplorasi melalui gaya arsitektur rumah warga. Mereka membidikan mata kamera terhadap detail arsitektur bangunan. Menaikan adrenalin, ekspresi warga juga tidak luput dari mata kamera. “Peserta memiliki space lebar untuk mendapatkan konten terbaik. Kampung Terih ini sangat lengkap. Di situ juga ada penangkaran penyu,” kata Rizki.
Menguatkan nuansa bahari, peserta Photo Fiesta 2019 mendapatkan bonus berupa obyek penyu. Ada 2 jenis penyu yang ditangkarkan di sini, yaitu penyu hijau dan sisik. Bila ingin berekperimen lebih, para peserta juga bisa ikut menanam mangrove. Nantinya nama wisatawan yang menanam mangrove akan diabadikan dalam papan.
“Photo Fiesta 2019 memang memberikan banyak sensasi. Bisa melihat penyu dan memegangnya tentu menjadi moment yang luar biasa. Keindahan Kampung Terih ini pasti sudah menaikan adrenalin peserta. Sebab, Photo Fiesta 2019 ini juga menggelar perlombaan dengan hadiah menarik,” kata Asdep Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Dessy Ruhati.
Menegaskan pesonanya, Photo Fiesta 2019 menggelar Mini Photo-4Competition. Treatmentnya sangat unik dan menantang. Bagi karya terbaik ada value menarik yang ditawarkan. Juara Mini Photo-4Competition akan mendapatkan hadiah besar. Nilainya kira-kira setara 5 kali harga paket wisata ini. Spot obyek perlombaan berada di Tanjung Uma.
“Penghargaan yang diberikan tentu sangat menarik. Yang jelas, kehadiran wisman di Photo Fiesta 2019 memberikan banyak value. Selain Kampung Terih, keuntungan juga dimiliki pariwisata Batam. Sebab, jumlah kunjungan wisman dari Photo Fiesta 2019 ini optimal,” lanjut Kabid Pengembangan Pemasaran Area II Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Trindiana M Tikupasang.