nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Belum Teridentifikasi, 20 Jenazah Korban Banjir Bandang Sentani Dimakamkan Massal

Edy Siswanto, Jurnalis · Rabu 27 Maret 2019 17:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 27 340 2035714 belum-teridentifikasi-20-jenazah-korban-banjir-bandang-sentani-dimakamkan-massal-smWdTKmVUa.JPG Belum diidentifikasi 20 jenazah korban banjir bandang Sentani dimakamkan massal. (Foto : Edy Siswanto/Okezone)

SENTANI – Sebanyak 20 jenazah korban banjir bandang Sentani hari ini dimakamkan secara massal. Ke-20 jenazah belum berhasil diidentifikasi.

Mereka dimakamkan secara massal di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Harapan Sentani. Kedua puluh jenazah ini dimakamkan di satu liang lahat dengan ukuran 5x30 meter.

Dari 20 jenazah tersebut, 6 di antaranya anak-anak. Keseluruhan jenazah yang dimakamkan massal ini akibat sejak ditemukan pada beberapa waktu lalu pascabanjir bandang terjadi, jenazah urung teridentifikasi.

Kesulitan proses identifikasi pihak DVI Polda Papua akibat belum adanya data pembanding untuk bisa mengidentifikasi ke duapuluh korban, hingga jalan terakhir dilakukan dengan tes DNA.

Kabid Dokkes Polda Papua, Kombes Ramon Amiman ditemui di lokasi pemakaman mengaku jika seluruh sampel dari jenazah sudah dikirim ke DVI Mabes Polri untuk dilakukan pengujian.

Belum diidentifikasi 20 jenazah korban banjir bandang Sentani dimakamkan massal. (Foto : Edy Siswanto)

"Sampel sudah kita kirim ke Mabes Polri untuk tes DNA dari semua jenazah ini. Data pembanding baru empat yang kita kirim ke Mabes. Hari ini delapan sampel keluarga diambil dari Dokkes dan sisanya kita ambil di posko pengungsian," ujar Ramon, Rabu (27/3/2019).

Ia mengatakan, setelah nantinya tes DNA di Mabes Polri selesai, seluruh dokumen korban akan diberikan ke pihak keluarga, termasuk santunan yang menjadi hak keluarga korban.

"Prosesnya sekitar dua minggu. Biasanya di Mabes itu langsung cocok-cocokkan data. Kalau match (cocok), langsung akan dikasih kabar ke kami. Semakin cepat data pembanding kami dapatkan maka akan semakin cepat," tuturnya.

(Baca Juga : Polda Papua Kembali Umumkan 74 Nama Korban Banjir yang Teridentifikasi)

Sementara itu, nantinya jika jenazah yang telah dimakamkan massal ini akan diminta oleh keluarga, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura.

"Jika sudah teridentifikasi, jika keluarga korban mau mengambil jenazah, dan dimakamkan keluarga maka dipersilakan," ujarnya.

(Baca Juga : Banjir Bandang Sentani, BNPB: Korban Jiwa 112 Orang dan 94 Hilang)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini