Menurutnya, fogging sendiri dilakukan untuk mencegah mewabahnya demam berdarah. Sebab disaat musim penghujan biasanya penyebaran penyakit DBD cukup cepat. Namun dengan dilakukan fogging kali ini, warga sudah tidak lagi resah.
Pasalnya nyamuk malaria sudah mati terkena asap fogging. Masyarakat sangat senang dengan adanya fogging. Kini warga sudah tidak takut lagi akan penyebaran penyakit DBD.
"Kami menyarankan pada masyarakat untuk tertib 3 M, sehingga warga terhindar dari penyakit DBD yang cukup berbahaya. Bahkan kalau terlambat dalam penanganannya pada pasien bisa berakibat fatal," tandasnya.
Baca Juga: Warga Mengeluh Nyamuk DBD, Caleg Perindo 'Asapi' Permukiman di Jambi
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.