nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bea Cukai Juanda Amankan 2,6 Kilogram Sabu dalam Vacum Cleaner

Risna Nur Rahayu, Jurnalis · Senin 01 April 2019 16:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 01 1 2037810 bea-cukai-juanda-amankan-2-6-kilogram-sabu-dalam-vacum-cleaner-r7XHSEOHjF.jpg Foto: Dirjen Bea dan Cukai

SIDOARJO – Tim Bea Cukai Bandara Juanda berhasil menggagalkan penyelundupan 2,6 kilogram sabu (tepatnya 2.625 gram) beberapa waktu lalu. Pelaku menyimpan sabu di dalam vacul cleaner untuk mengelabui petugas.

Kepala Kantor Bea Cukai Juanda, Budi Harjanto, mengungkapkan kronologi penindakan tersebut. Berdasarkan informasi dari intelijen, ada seorang penumpang yang diduga membawa narkoba melalui Bandara Internasional Juanda menggunakan pesawat rute Kuala Lumpur (KUL) – Surabaya (SUB). "Selanjutnya tim Bea Cukai Juanda melakukan pemeriksaan dengan ketat atas semua barang bawaan penumpang,” ungkap Budi.

Berdasarkan hasil analisis X-ray, petugas mencurigai dua buah kardus yang berisi vacuum cleaner yang dibawa oleh pelaku. “Atas kecurigaan tersebut petugas meminta paspor dan melakukan wawancara terhadap Osmanhas. Selanjutnya yang bersangkutan dan barang bawaanya dibawa masuk ke ruang pemeriksaan untuk dilakukan pemeriksaan lebih mendalam,” ujar Budi.

Kemudian, sambung Budi, timnya membongkar dua buah vacum cleaner tersebut dan ditemukan kristal putih dalam 4 bungkus dengan berat ± 2.625 gram. Barang haram itu disembunyikan di dasar vacum cleaner. Untuk memastikan kandungan dari kristal tersebut, petugas mengambil sampel untuk di uji laboratorium. Berdasarkan hasil uji Laboratorium Bea Cukai, BLBC Kelas II Surabaya, kristal putih tersebut positif Narkotika Golongan I Jenis Methamphetamine. Selanjutnya Bea Cukai Juanda bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sidoarjo untuk pengembangan lebih lanjut.

Penggagalan upaya penyelundupan narkotika dengan total ± 2.625 gr ini telah menyelamatkan 5.250 jiwa generasi muda Indonesia dengan perhitungan 1 gram Narkotika dikonsumsi oleh 2 orang. “Penggagalan upaya penyeludupan Narkotika Golongan I ini merupakan kerjasama yang baik dan terintegrasi antara Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sidoarjo, Imigrasi Bandara Juanda dan Pengamanan Bandara,” pungkas Budi.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini