Bawaslu Akan Patroli saat Masa Tenang untuk Cegah Politik Uang

Antara, Jurnalis · Rabu 03 April 2019 03:55 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 03 606 2038469 bawaslu-akan-patroli-saat-masa-tenang-untuk-cegah-politik-uang-Xv2m6yubKi.jpg Mochammad Afifuddin. (Foto: Sindo)

JAKARTA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) berencana melakukan patroli saat masa tenang pada 14-16 April 2019 guna mencegah politik uang yang rawan terjadi saat periode tersebut.

"Kami akan melakukan patroli pengawasan di masa tenang yang salah satu fokus untuk mencegah terjadinya politik uang," ujar Anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin di Kantor KPU RI, Jakarta, Selasa (2/4/2019).

Ia berharap patroli memunculkan psikologi publik agar tidak mau menerima dan memberi atas dasar menyuruh orang memilih seorang calon karena dampaknya pidana.

Selain ancaman pidana, politik uang yang memiliki kerawanan tinggi di Tanah Air meracuni kualitas proses pemilu.

Ilustrasi (Dok Okezone)

"Secara serentak kami meminta jajaran melakukan patroli pengawasan salah satu fokus menolak dan melawan politik uang yang biasanya dipetakan mempunyai titik rawan tinggi di saat masa tenang," tutur Afifuddin.

Selain pencegahan, Bawaslu telah melakukan penindakan, yakni terdapat sembilan kasus yang sudah berkekuatan hukum tetap dan dinyatakan bersalah, kemudian KPU mencoret dari daftar caleg.

Selain kerawanan saat pencoblosan, politik uang termasuk kerawanan tertinggi yang harus diwaspadai dalam gelaran Pemilu 2019. Untuk itu, Bawaslu mengingatkan semua pihak untuk menolak politik uang.


Baca Juga : Penderita Gangguan Jiwa Antusias Dibolehkan Ikut Mencoblos saat Pemilu

"Apa yang terjadi beberapa hari terakhir, OTT yang katanya untuk 'serangan fajar' ini pengingat untuk memperhatikan potensi kerawanan politik uang," ucap dia.


Baca Juga : Jateng Jadi Basis Perebutan Suara, Polisi Petakan Daerah Rawan

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini