nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bawaslu Garut Periksa AKP Sulman Aziz Secara Tertutup

Antara, Jurnalis · Kamis 04 April 2019 13:54 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 04 525 2038976 bawaslu-garut-periksa-akp-sulman-aziz-secara-tertutup-D5oz8jJMVH.jpg Bawaslu Garut periksa AKP Sulman Aziz (Foto: Antara)

GARUT - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Garut, Jawa Barat, memanggil mantan Kapolsek Pasirwangi AKP Sulman Aziz untuk klarifikasi langsung pernyataan tentang kepolisian yang tidak netral dalam pemilihan presiden. Pertemuan klarifikasi itu dilakukan secara tertutup di Kantor Bawaslu Garut Jalan Pramuka, Garut.

Seperti dikutip Antaranews, Sulman Aziz dengan seragam lengkap kepolisiannya datang bersama sejumlah polisi lainnya ke Bawaslu Garut sekira pukul 12.30 WIB, Kamis (4/4/2019). Sulman sempat menunggu beberapa waktu sebelum akhirnya masuk ke suatu ruangan bersama Komisioner Bawaslu sekira pukul 13.00 WIB.

(Baca Juga: Klarifikasi AKP Sulman Aziz soal Polri Tidak Netral di Pilpres 2019

Selain beberapa anggota polisi dari Polres Garut, ada juga perwira tinggi pangkat Komisaris Besar Polisi dari Polda Jabar datang dalam pemeriksaan AKP Sulman Aziz itu.

AKP Sulman Aziz

Sejumlah wartawan yang sudah menunggu di kantor Bawaslu Garut tidak diperbolehkan masuk ke ruang pemeriksaan, termasuk tidak boleh mendekati meja pemeriksaan untuk mengambil foto maupun video.

Wartawan hanya diperbolehkan memotret di luar ruangan dengan penjagaan petugas yang tidak berseragam sambil meminta wartawan untuk tidak terus masuk ke ruangan.

"Sudah, tidak boleh," kata petugas tersebut.

Selesai komisioner Bawaslu Garut hadir, dan terperiksa juga jajaran kepolisian yang hadir dalam pemeriksaan tersebut, pintu ruangan langsung dikunci dan dijaga petugas berseragam polisi.

(Baca Juga: BPN Minta Kapolri Usut Isu Kapolres Garut Minta Kapolsek Menangkan Salah Satu Capres

Kedatangan Sulman tersebut untuk memenuhi pemanggilan Bawaslu Garut terkait pernyataan Sulman yang menuduh pimpinan Polres Garut yang cenderung mendukung salah satu pasangan calon presiden petahana Joko Widodo-Maruf Amin.

Sulman memberikan keterangan tuduhannya itu ke media massa di Jakarta, Minggu 31 Maret, namun pernyataannya itu kembali dicabut secara resmi dan disampaikan di Markas Polda Jabar.

Meskipun sudah dicabut pernyataannya, Bawaslu Garut tetap menindaklanjuti alasan Sulman memberikan pernyataan tuduhan dan dicabutnya kembali pernyataan itu.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini