LSI Denny JA: Figur Caleg Berkontribusi Besar untuk Suara Partai

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Jum'at 05 April 2019 16:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 05 606 2039537 lsi-denny-ja-figur-caleg-berkontribusi-besar-untuk-suara-partai-mqEmppzeRg.jpg Peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar (Foto: Fakhrizal Fakhri)

JAKARTA - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA kembali merilis survei terbarunya soal partai politik mana sajakah yang lolos ke DPR dengan ambang batas suara 4% di Pemilu 2019. Namun, banyak faktor yang mempengaruhi perolehan suara.

Peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar mengatakan, faktor caleg atau figur yang dicalonkan di setiap daerah pemilihan punya kontribusi besar terhadap posisi dan dukungan partai politik.

 Ilustrasi

Berdasarkan hasil survei LSI Denny JA menunjukan pemilih lebih mempertimbangkan untuk memilih caleg daripada hanya memilih partai politik saja. Sebanyak 60.3 % publik menyatakan, lebih mempertimbangkan memilih caleg yang dikenal dalam pemilu nanti. Hanya 26.6 % publik menyatakan lebih mempertimbangkan memilih partai politik.

"Meski faktor caleg cukup penting dalam menopang posisi dan dukungan partai politik, namun persoalannya adalah tak banyak caleg yang mampu menopang suara partai politik. Caleg yang mampu menopang suara partai politik adalah caleg yang dikenal oleh pemilih," kata Rully di Kantor LSI, Jakarta, Jumat (5/4/2019).

(Baca Juga: Demi Entaskan Kemiskinan, Liliana Tanoesoedibjo Ajak Masyarakat Berjuang Bersama Perindo

Rully memaparkan, survei LSI Denny JA menunjukan hanya 25.8% publik yang menyatakan mengenal caleg yang akan dipilih nanti. "Sementara sebesar 70.6 %, hingga saat menjelang pemilu ini, menyatakan tidak mengenal caleg yang akan dipilih," ujarnya.

Partai politik, lanjut Rully, masih sangat tergantung pada kekuatan figur atau tingkat dikenalnya caleg di mata pemilih. Survei LSI Denny JA yang menunjukan pertimbangan pemilih lebih mengutamakan caleg yang dikenal sebesar 60.3 %, sementara 25.8 % yang mengaku mengenal caleg yang akan mereka pilih.

"Dengan demikian, jika menghitung secara populasi nasional, pengaruh caleg terhadap suara dan posisi partai sebesar 15.6 %. Artinya, bahwa suara dan posisi partai politik di pemilu 2019 nanti sangat ditentukan oleh kemampuan partai tersebut mengoptimalkan pengaruh caleg (dengan perolehan) 15.6% terhadap partai politik," tuturnya.

"Mereka yang menyatakan lebih mempertimbangkan memilih caleg yang dikenal dibandingkan memilih partai politik saja, merata di semua segmen pemilih. Baik pemilih laki-laki maupun pemilih perempuan, rata-rata di atas 60% menyatakan bahwa mereka lebih mempertimbangkan memilih caleg yang dikenal. Dibandingkan hanya memilih partai politik saja dibawah 30%," katanya.

(Baca Juga: MA Siapkan Ratusan Hakim Tangani Sengketa Pemilu 2019

Survei dilakukan pada 18 - 26 Maret 2019 dengan menggunakan sampel 1.200 responden. Survei dilakukan di 34 propinsi di Indonesia dengan metode multistage random sampling. Sementara itu, wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner.

Margin of error survei ini 2.8%. Selain survei, LSI Denny JA juga melakukan riset kualitatif dengan metode FGD, analisis media, dan indepth interview untuk memperkaya analisa survei. Survei ini dibiayai sendiri oleh LSI Denny JA.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini