Share

Amien Rais Dengungkan People Power, Saurip Kadi: Membahayakan Kehidupan Bangsa

Bramantyo, Okezone · Sabtu 06 April 2019 11:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 06 605 2039823 amien-rais-dengungkan-people-power-saurip-kadi-membahayakan-kehidupan-bangsa-5tQ0930FCH.jpg Mayjen TNI (Purn) Saurip Kadi (Foto: Bramantyo)

SOLO - Mantan Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Aster Kasad) Mayjen TNI (Purn) Saurip Kadi menyebut munculnya ancaman people power yang disuarakan Amien Rais jika terjadi kecurangan dalam Pemilu mendatang sebaiknya tidak dilakukan.

"Janganlah menggunakan agama untuk kepentingan mobilisasi. Pasalnya, jika tetap dibiarkan hal tersebut bisa membahayakan kehidupan bangsa," ujarnya usai mengisi acara diskusi 'Merajut Kebhinekaan NKRI, Menolak Radikalisme dan Intoleran' yang diselenggarakan oleh Komunitas Sahabat Jokowi di The Sunan Hotel Solo, Jumat 5 April 2019 malam.

Ditambahkan Saurip Kadi, apalagi menggunakan agama untuk kepentingan memobilisasi. Ini sangat membahayakan kehidupan bangsa ke depannya. Toleransi dan Kebhinekaan harus terus didengungkan.

"Kebhinekaan itu never ending," ujarnya.

(Baca Juga:  Ma'ruf Amin Kembali Blusukan ke Banten Mantapkan Dukungan)

Sementara itu, Ketua Progres 98 Faizal Assegaf menambahkan, penolakan terhadap intoleransi dan radikalisme menjadi kewajiban negara dan rakyat.

"Saya berharap, agenda diskusi seperti ini bisa menjadi titik awal melawan upaya penggagalan pemilu, provokasi atau deligitimasi KPU," ujarnya.

Amien Rais 

Terkait pernyataan Amin Rais, seharusnya tidak memprovokasi rakyat. Namun, mestinya mengajak untuk bisa saling menghormati konstitusi, menghormati kegembiraan politik, menghormati aspirasi rakyat.

Janganlah memprovokasi yang bisa mengarah pada ancaman disintegrasi. Sebab, pendekatan politik intoleran dan radikalisme yang terus menerus digulirkan kubu oposisi adalah kejahatan politik yang harus dihentikan.

"Marilah kita galang seluruh elemen bangsa. Intinya merah putih harus menang, Pancasila harus tegak, rakyat harus bersatu menolak intoleran dan radikalisme," ujarnya.

(Baca Juga: Ma'ruf Amin: Tak Ada Survei Sebut Prabowo-Sandi Menang!

Ketua Umum Komunitas Sahabat Jokowi Sudiro Agung menambahkan, kegiatan hari ini diikuti oleh sekira 250 relawan Jokowi se-Solo Raya.

"Semoga agenda ini bisa membantu para relawan lebih mengerti dan memahami pentingnya toleransi dan bahaya radikalisme," tuturnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini