nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kementerian PPPA Siap Kawal Kasus AU hingga Proses Hukum Selesai

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Kamis 11 April 2019 13:55 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 11 337 2042014 kementerian-pppa-siap-kawal-kasus-au-hingga-proses-hukum-selesai-rJ7dH1B0J3.jpg Sekretaris Kementerian PPPA, Pribudiarta (Foto: Sarah/Okezone)

JAKARTA - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) siap mengawal kasus penganiayaan yang menimpa salah satu pelajar SMP berusia 14 tahun di Pontianak, Kalimantan Barat, yakni AU.

Meski demikian, pihak Kementerian PPPA tetap akan menyerahkan proses hukum kasus penganiayaan yang dialami AU sampai selesai, dan tidak akan mencampuri proses tersebut yang sedang ditangani oleh pihak berwajib.

“Nah nanti kita serahkan proses hukum harus ditangani sampai selesai. Kita jangan mempengaruhi proses hukum itu tadi,” ujar Sekretaris Kementerian PPPA, Pribudiarta Nur Sitepu di Gedung Kementerian PPPA, Jakarta Pusat, Kamis (11/4/2019).

“Jalani dulu karena sepengatahuan saya mulai dari penyidik, penuntut umumnya, hakimnya itu mereka sudah sensitif anak semua, sudah polisi anak, jaksa anak. Nah kita tunggu prosesnya di situ sampai selesai,” tambahnya.

Baca Juga: Justice for Audrey, Ini Fakta-Fakta Terbaru Kasus Penganiayaan Siswi SMP di Pontianak

Audrey

Selain itu, Pribudiarta Nur Sitepu menyebutkan kalau pihak Lapas Pembinaan Khusus Anak (LPKA) akan menangani anak-anak baik pelaku atau korban secara psikologis, dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan melakukan penilaian terhadap kasus itu.

“Ini nanti teman-teman di LPKA nanti dia ada Bapas (Balai Pemasyarakatan) di situ yang nanti akan menangani psikologisnya. Kemudian teman-teman yang ada di Komisi Perlindungan Anak itu juga akan melakukan assessment,” papar Pribudiarta.

“Nah hasil assessmentnya itu akan menjadi pegangan buat semua pemangku kepentingan di daerah untuk melakukan intervensi agar si anak korban maupun anak pelaku itu pulih kembali kondisinya,” katanya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini