Pakar burung Andrew Kratter dari Musium Sejarah Alam di Florida heran ketika mendengar kejadian itu.
“Saya tidak tahu bahwa banyak orang memelihara burung itu. Saya pernah mendengar bahwa burung-burung itu berbahaya, tapi saya tidak mengira mereka bisa membunuh manusia,” kata Kratter.
Burung kasuari sering dijadikan makanan di New Guinea, tapi di Amerika burung itu tidak diternakkan untuk makanan, dan hanya dijadikan koleksi burung-burung eksotis.
Kata juru bicara polisi, burung kasuari yang dilaporkan membunuh pemiliknya itu masih berada di tanah pertanian tempatnya tinggal, dan apa yang akan dilakukan selanjutnya tergantung dari keputusan keluarga Hajos.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.