“Kalo menurut Jenengan itu bisa terjadi? Lalu langkah KPPS apa?,” tanya Hendi kepada petugas TPS.
“Di sana (TPS) kan ada petugas, kemarin sudah kordinasi (antar-petugas) kalau terjadi seperti itu (berlama-lama di bilik suara) tetap bisa dicepetkan, ditegur,” lugas Ketua TPS 14 Sumurejo Gunungpati, Amir Fahrudin.
“Batas waktu tiga menit. Kalau manula memang lebih lama karena kesulitan. Kalau melebihi batas waktu yang ditentukan, kita tegur biar tidak mengganjal yang di belakangnya. Kalau mengganjal kan perhitungan bisa sampai pagi,” tambah dia.
Atas jawaban tersebut, Hendi menyebut isu yang bakal menghambat proses demokrasi itu bisa diatasi. Petugas KPPS juga diminta tegas agar para pemilih yang mengantre tetap bisa menggunakan hak pilihnya secara tertib.
