Menang di Quick Count, TKN Tak Ingin Buru-Buru Bahas Kursi Menteri

Fadel Prayoga, Okezone · Jum'at 19 April 2019 06:15 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 19 605 2045446 menang-di-quick-count-tkn-tak-ingin-buru-buru-bahas-kursi-menteri-Mze5f6wNxZ.jpg Jokowi-Ma'ruf Amin (Foto: Okezone)

JAKARTA – Capres-cawapres, Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin menunjukkan tren positif dalam keikutsertaannya di Pilpres 2019. Terlihat dari hasil hitung cepat yang dilakukan beberapa lembaga survei, paslon nomor urut 01 mengalahkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan selisih suara mencapai 10 persen.

Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Ahmad Rofiq mengatakan, pihaknya tak ingin menyikapi kemenangan di quick count dengan langsung membahas pembagian kursi menteri bersama seluruh partai politik yang tergabung dalam koalisi. Ia mengaku tak ingin terlalu jumawa, sehingga langsung membicarakan tokoh-tokoh parpol yang diplot menjadi pembantu presiden.

Diketahui, paslon nomor urut 01 itu didukung oleh sembilan partai politik, yakni PDIP, Golkar, PKB, PPP, Perindo, NasDem, PSI, PKPI dan Hanura.

“Kalau soal pembagian itu (kursi menteri) akan dibahas setelah pengumuman resmi KPU. Karena itu yang menjadi patokan TKN. Kita juga tudak mau gegabah,” kata Rofiq kepada Okezone, Jumat (19/4/2019).

(Baca Juga: Mahfud MD: Sebaiknya Semua Pihak Tenang, Belum Ada Pemenang Pilpres)

Dari data yang dihimpun Okezone, suara masuk pada quick count Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA sudah 99,95 persen. Jokowi-Ma'ruf Amin meraih suara 55,67 persen dan Prabowo-Sandi 44,33 persen.

Jokowi-Maruf Amin

Pada quick count Indikator Politik Indonesia, suara sudah masuk 95,70 persen. Jokowi-Ma'ruf meraih 53,91 persen dan Prabowo-Sandi 46,09%. Serupa pada quick count Konsep Indonesia, suara masuk sudah 94,15 persen. Jokowi-Ma'ruf meraih 53,51 persen dan Prabowo-Sandi 46,49 persen.

Sementara hitung cepat Voxpol Center, suara masuk sudah 100 persen. Suara Jokowi-Ma'ruf 54,55 persen dan Prabowo-Sandi 45,45%.

Menurut dia, hasil quick count tak bisa dijadikan dasar penetapan capres-cawapres resmi terpilih sebagai presiden-wakil presiden. Sebab, di dalam Undang-Undang Pemilu peserta pilpres dinyatakan menang pesta demokrasi itu melalui penghitungan manual yang dilakukan oleh KPU.

“Mari kita tunggu bersama hasil penghitungan suara manual KPU,” ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini