"Jangan salah, pemerintah AS akan menggunakan semua alat yang tersedia untuk mematkan sumber pendapatan Hezbollah," kata Asisten Menteri Keuangan AS, Marshall Billingslea sebagaimana dilansir RT, Selasa (23/4/2019).
AS melabeli Iran sebagai negara sponsor terorisme pada 1984, dan Hizbollah sebagai sebuah organisasi teroris pada 1997. Sebagai bagian dari kampanye sanksi dan tekanan pemerintah Trump yang sedang berlangsung terhadap Teheran, AS juga melabeli Garda revolusi Iran (IRGC) sebagai organisasi teroris awal bulan ini. Tindakan Washington itu dibalas Iran dengan mendeklarasikan Komando Pusat AS sebagai organisasi teroris.
Hadiah untuk informasi terkait Hizbullah itu ditawarkan AS di bawah program "Hadiah untuk Keadilan", yang dimulai pada 1984. Berdasarkan data Departemen Luar Negeri AS, sejauh ini program tersebut telah membayar lebih dari USD150 juta kepada lebih dari 100 orang.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.