nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

10 Tewas saat Seorang Polisi Tabrakkan Mobilnya ke Kerumunan Anak-Anak

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 23 April 2019 16:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 23 18 2047060 10-tewas-saat-seorang-polisi-tabrakkan-mobilnya-ke-kerumunan-anak-anak-vko09rFvRr.jpg Ilustrasi.

KANO – Sepuluh orang tewas dan lebih dari 30 lainnya mengalami luka-luka saat seorang anggota kepolisian menabrakkan mobilnya ke kerumunan anak-anak di tengah prosesi Paskah di timur laut Nigeria. Pelaku sendiri akhirnya tewas diganyang massa yang marah di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan kata Juru Bicara Kepolisian Negara Bagian, Mary Mallum, insiden mematikan itu terjadi pada Minggu malam. Seorang polisi yang sedang tidak bertugas menabrakkan mobilnya ke sebuah prosesi merayakan Paskah di Gombe,

"Sepuluh orang terbunuh, termasuk polisi dan anggota paramiliter yang bersamanya," kata Mallum sebagaimana dilansir AFP, Selasa (23/4/2019).

"Kami mengetahui bahwa polisi dan temannya yang tidak berseragam diserang dan dibunuh oleh kerumunan yang marah," katanya.

"30 anak lainnya terluka dan saat ini berada di rumah sakit saat penyelidikan sedang berlangsung," kata Mallum.

Menurut saksi mata di tempat kejadian kepada AFP, pengemudi itu dengan sengaja mengendarai mobil ke arah kerumunan setelah terjadi perselisihan mengenai prosesi yang menghalangi jalan.

"Pengemudi mobil itu berdebat sengit dengan anak-anak sebelum mereka memberi jalan baginya untuk lewat, hanya untuk dia berbalik dan mengemudi ke mereka dalam keadaan marah," kata Isaac Kwadang, kepala Brigade Anak Laki-Laki di Gombe.

"Dia sengaja melakukannya," kata Kwadang.

Prosesi keagamaan biasa dilakukan oleh penganut Kristen dan Muslim selama perayaan dan perayaan keagamaan di Nigeria di mana jalan-jalan ditutup, menyebabkan kekacauan lalu lintas.

Pada Desember 2016, setidaknya 13 siswa sekolah Muslim terbunuh ketika sebuah bus tergelincir dari jalan dan menabrak prosesi yang menandai ulang tahun Nabi Muhammad SAW di desa Malam Side, 20 kilometer dari Gombe.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini