Menurut saksi mata di tempat kejadian kepada AFP, pengemudi itu dengan sengaja mengendarai mobil ke arah kerumunan setelah terjadi perselisihan mengenai prosesi yang menghalangi jalan.
"Pengemudi mobil itu berdebat sengit dengan anak-anak sebelum mereka memberi jalan baginya untuk lewat, hanya untuk dia berbalik dan mengemudi ke mereka dalam keadaan marah," kata Isaac Kwadang, kepala Brigade Anak Laki-Laki di Gombe.
"Dia sengaja melakukannya," kata Kwadang.
Prosesi keagamaan biasa dilakukan oleh penganut Kristen dan Muslim selama perayaan dan perayaan keagamaan di Nigeria di mana jalan-jalan ditutup, menyebabkan kekacauan lalu lintas.
Pada Desember 2016, setidaknya 13 siswa sekolah Muslim terbunuh ketika sebuah bus tergelincir dari jalan dan menabrak prosesi yang menandai ulang tahun Nabi Muhammad SAW di desa Malam Side, 20 kilometer dari Gombe.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.