Di Kota Bogor, 1 Petugas PPS Meninggal Dunia dan 3 Dirawat di Rumah Sakit

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Selasa 23 April 2019 09:40 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 23 606 2046844 di-kota-bogor-1-petugas-pps-meninggal-dunia-dan-3-dirawat-di-rumah-sakit-zp5IM3aIIp.jpg Seorang Petugas KPPS Kota Bogor Mendapat Perawatan Akibat Kelelahan Usai Bertugas Menjaga TPS saat Pemilu 17 April 2019 (foto: Putra RA/Okezone)

BOGOR - Seorang Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kota Bogor, Rasty Miranda (24) meninggal dunia. Rasty diduga kelelahan setelah menjalankan tugasnya di Pemilu 2019.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPUD) Kota Bogor Samsudin mengatakan Rasty merupakan petugas PPS di TPS 031 RT04 RW02, Kutajaya, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Petugas KPPS Kota Bogor Meninggal Dunia (foto: Ist)

Baca Juga: Petugas KPPS Meninggal Bertambah Jadi 91 Orang, 374 Jatuh Sakit 

Setelah bertugas hingga dini hari, Rasty mengalami sesak nafas hingga dilarikan ke RSPG Cisarua pada Minggu 21 April 2019. Nahas, setelah sempat menjalani perawatan nyawa Rasty tidak tertolong.

"Setelah dirawat, Rasty meninggal Minggu malam dan sudah dimakamkan. Menurut informasi keluarga, almarhum mempunyai riwayat penyakit jantung sebelumnya," kata Samsudin, Selasa (23/4/2019).

Selain Rasty, KPUD Kota Bogor juga menerima laporan tiga petugas penyelenggara sakit yakni Asep dan Wawan petugas PPS di Bojongkerta, serta Hana anggota PPS di Empang, Kecamatan Bogor Selatan.

"Sekarang masih dirawat di rumah sakit. Kita doakan supaya mereka cepat pulih," harap Samsudin.

Baca Juga: Jokowi: Petugas KPPS yang Meninggal Dunia Pejuang Demokrasi 

Petugas KPPS Kota Bogor Sakit Akibat Kelelahan (foto: Putra RA/Okezone)

Samsudin memastikan, meski terdapat beberapa petugas penyelenggara yang meninggal dan sakit, proses rekapitulasi surat suara yang saat ini di tinggkat kecamatan masih berjalan lancar.

"Kita sudah koordinasi dengan dinas kesehatan untuk menyiapkam tenaga medis dan ambulan di setiap kecamatan. Kita harapkan petugas yang bekerja juga memperhatikan kesehatan," ucap Samsudin.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini