Formappi Ungkap Faktor 'Parlemen Baru' Tak Berikan Perubahan

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Kamis 25 April 2019 16:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 25 606 2047992 formappi-ungkap-faktor-parlemen-baru-tak-berikan-perubahan-1mjBK1mCGL.jpg DPR RI (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pendiri Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Sebastian Salang memprediksi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) atau parlemen yang diisi anggota terpilih Pemilu 2019 tidak akan memberikan harapan baru atau perbaikan ke depannya. 

Salah satu faktor tidak terjadinya perubahan yang berarti menurut Sebastian adalah anggota DPR yang masih bergaya konvensional. Oleh sebab itu, ia berharap kalau nantinya seluruh anggota parlemen bisa berubah dan lebih terbuka dengan kemajuan teknologi.

"Saya mempunyai keyakinan kalau DPR tidak bisa lagi dengan gaya konvensional seperti yang kemarin-kemarin. Perkembangan teknologi informasi ke depan itu menuntut DPR kita yang makin modern," ujar Sebastian dalam forum diskusi Evaluasi Pileg & Potret Parlemen Baru di Matraman, Jakarta Timur, Kamis (25/4/2019).

(Baca Juga: Evaluasi Sistem Pemilu Diminta Tidak Cuma Melihat Banyaknya Korban Jiwa)

Sebastian Salang

Selain itu, ia melihat perkembangan masyarakat Indonesia yang sudah cerdas. Sehingga, anggota DPR yang tidak melek dengan teknologi dan tak transparansi akan membuat masyarakat tidak simpatik.

"Jadi DPR yang antiteknologi, antitransparansi itu akan ditinggalkan, akan di-bully oleh publik. Karena itu, DPR juga baik secara personal dan institusi ditantang oleh perkembangan masyarakat kita yang lebih cerdas," ujarnya.

Melihat faktor-faktor tersebut, Sebastian masih menaruh harapan kalau nantinya terdapat anggota-anggota parlemen dari partai-partai baru dapat memberikan perubahan baru di dalamnya.

"Saya terus terang saja saya berharap betul ada partai baru yang masuk DPR. DPR itu juga butuh darah-darah segar, yang bisa mendorong partai-partai lama ditantang untuk melakukan perubahan," ujar Sebastian.

(Baca Juga: Petugas Pemilu yang Meninggal di Bekasi Bertambah Jadi 9 Orang)

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini