Pria penyandang disabilitas yang sehari-harinya mengais rezeki dengan cara mengamen ini menduga anaknya merupakan korban perdagangan. "Anak saya ini dijual. Orangnya, masih kami cari. Dia perempuan," bebernya.
(Baca Juga: Hilang hingga Heboh di Medsos, Gadis 14 Tahun Ini Ternyata Sudah Ditiduri "Om-Om PNS")
Dugaan tindak pidana prostitusi ini pun masih didalami kepolisian. Direktur Ditreskrimum Polda Kalbar, Kombes Pol Veris Septiansyah menegaskan bahwa pihaknya masih mendalami segala dugaan yang ada. Baik apakah itu korban diculik maupun adanya tindak pidana prostitusi.
"Kita sampai saat ini masih mencari keterangan lainnya. Apakah betul korban ini diculik kemudian dipekerjakan atau bagaimana. Ini yang masih kita lakukan penyelidikan," papar Veris.
Apalagi, kata Veris, penyidik masih kesulitan mengambil keterangan Melati. Gadis kelahiran tahun 2005 itu belum bisa diambil keterangan karena mengalami syok berat.