"Selama proses pemilu lalu, anak saya bekerja hingga larut malam. Usai melaksanakn tugasnya, dia juga sempat mengeluh tentang kesehatannya. Sebelumnya, anak saya juga memiliki riwayat penyakit jantung,” kata Joko kepada wartawan.
Joko menambahkan, Yustinus sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya, usai melaksanakan tugasnya sebagai KPPS. "Faktor kelelahan menyebabkan kondisi kesehatannya terus menurun dan akhirnya meninggal dunia," sambung dia.
Baca Juga: Menkeu Setujui Usulan KPU, Petugas KPPS Meninggal Disantuni Rp36 Juta
Sebelumnya, tiga personel penyelenggara pemilu di Karanganyar meninggal dunia. Mereka adalah Suharto (50), personel Linmas yang bertugas di TPS 17 Dusun Jati, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Karanganyar, yang meninggal pada 17 April 2019.
Kemudian Ketua PPK Tasikmadu Sapto Nugroho (59) meninggal Selasa 23 April, setelah mengalami stroke dan dirawat di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar selama sepekan, serta Albertus Tri Nugroho, Ketua KPPS 17 Desa Jati, Kecamatan Jaten, meninggal Rabu 24 April pagi.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.