KOTA MALANG - Bencana banjir dan tanah longsor yang menerjang Bengkulu dinilai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo lantaran alih fungsi lahan hutan yang masif.
Hal ini ia sampaikan saat Silaturahmi dan Dialog BNPB dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana Provinsi Jawa Timur di Kota Malang, Senin (29/4/2019) malam.
"Selain faktor curah hujan yang tinggi, faktor lain mungkin juga karena alih fungsi lahan sehingga tak ada serapan air ketika hujan turun," ujarnya.
Ia menambahkan, bila edukasi kepada masyarakat untuk tetap menanam tanaman yang berfungsi ekologis menyerap air sangat diperlukan.
"Tidak salah menanam tanaman yang semusim tapi harus diimbangi dengan tanaman yang berfungsi ekologis. Itu yang harus terus disosialisasikan dan diedukasi ke masyarakat," terangnya.