nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita di Balik Pencarian Korban Longsor Dekat Gunung Bungkuk Bengkulu

Demon Fajri, Jurnalis · Jum'at 03 Mei 2019 12:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 03 340 2050974 cerita-di-balik-pencarian-korban-longsor-dekat-gunung-bungkuk-bengkulu-sbObHrvuCt.jpg (Foto: Demon Fajri/Okezone)

BENGKULU - Tim SAR gabungan Polri, TNI dan relawan berupaya mencari korban yang tertimbun material longsor di areal bukit Gunung Bungkuk, di Desa Komering, Kecamatan Merigi Sakti, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu.

Dua korban yang diduga masih tertimbun material longsor tersebut adalah Halidin (45) bin Sukimin, warga Desa Rajak Besi dan Kanelo Alfareza (1,6 tahun) warga Desa Susup.

Kedua korban dinyatakan hilang saat tanah longsor menyapu areal bukit Gunung Bungkuk, pada Jumat 26 April 2019. Keduanya saat itu berada di pondok kebun di kawasan tersebut.

(Baca juga: Banjir Bengkulu: Dianggap Terparah hingga Tudingan 'Akibat Tambang dan Sawit')

Saat upaya pencaria, tim SAR gabungan sempat mencium aroma menyengat tak jauh dari lokasi longsor, diduga korban longsor. Namun, saat digali hingga 2 meter. Tim SAR hanya menemukan bangkai anjing.

Foto: Demon Fajri

Humas SAR Bengkulu, Mega Maysilva mengatakan, saat ini tim SAR masih berada di lokasi untuk mencari korban yang diduga masih tertimbun material longsor. Saat ini, kata Mega, tim SAR gabungan masih mencari korban yang dinyatakan hilang di kawasan tersebut.

''Tim SAR menyangka saat mencium bau menyengat itu korban yang hilang. Namun, saat digali kedalaman 1,5 meter hingga 2 meter ternyata itu bangkai hewan (anjing),'' kata Mega, Jumat (3/5/2019).

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini