Caleg PKS Suap Penyelenggara Pemilu, Proses Rekapitulasi Suara Minta Dihentikan

Ade Putra, Jurnalis · Selasa 07 Mei 2019 16:53 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 07 606 2052670 caleg-pks-suap-penyelenggara-pemilu-proses-rekapitulasi-suara-minta-dihentikan-1OKjQbJsgi.jpg

PONTIANAK - Suhu politik di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat saat ini mulai memanas. Hal itu menyusul adanya dugaan penyuapan yang dilakukan oleh calon legislatif (caleg) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), inisial SI.

Akibat dugaan suap yang melibatkan Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sungai Raya, MM, dan Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Sungai Raya, BS itu, bermunculan anggapan bahwa ada indikasi penggelembungan suara di Daerah Pemilihan (Dapil) Kubu Raya 2, Kecamatan Sungai Raya tersebut.

"Akibat kejadian ini, kami menganggap ada indikasi penggelembungan suara. Yang mana ini sangat merugikan kami," kata Ketua DPC Partai Gerindra Kubu Raya, Ali Amin, Selasa (7/5/2019).

Maka dari itu, Ali meminta kepada Bawaslu, KPU, Gakumdu Kubu Raya untuk menghentikan sementara pleno tingkat kabupaten. Khusus Dapil Kuburaya 2. "Karena ada indikasi penggelembungan suara di beberapa TPS. Seperti di Desa Sungai Asam, Tebang Kacang dan Madusari. Di TPS-TPS ini harus diadakan penghitungan ulang," bebernya.

Jika benar ada terjadi penggelembungan suara, caleg Partai Gerindra yang satu dapil dengan SI ini meminta KPU Kubu Raya harus melakukan pencoblosan ulang. "Karena ini kami anggap kejadian luar biasa di pemilu legeslatif Kubu Raya," tegasnya.

(Baca Juga: Ngebet Jadi Wakil Rakyat, Oknum Caleg PKS Suap PPK dan Panwascam Rp100 Juta)

Ia juga berharap kepada kepolisian agar menuntaskan penyelidikan sesegera mungkin. "Saya selaku Ketua DPC Partai Gerindra akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas dan tidak menutup kemungkinan ada anggota PPK yang lainnya bermain dalam kasus penyuapan ini," tuturnya. (kha)

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini