nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jadi Korban Perseteruan Perguruan Pencak Silat, Kasatreskrim Polres Wonogiri Masih Kritis

Bramantyo, Jurnalis · Kamis 09 Mei 2019 19:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 09 512 2053684 jadi-korban-perseteruan-perguruan-pencak-silat-kasatreskrim-polres-wonogiri-masih-kritis-29aFYRycM4.jpg Kapolda Jateng Irjen Rycko Amelza Dahniel. (Bramantyo)

SUKOHARJO – Imbas perseteruan dua perguruan silat mengakibatkan Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Aditia Mulya menjadi salah satu korbannya. Saat ini sedang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di kawasan Solo Baru, Sukoharjo.

Untuk mengetahui kondisinya, Kapolda Jateng Irjen Rycko Amelza Dahniel membesuk Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Aditia Mulya yang dikabarkan kritis dengan luka parah.

Keterangan singkat dari orang nomor satu di Polda Jawa Tengah menyebutkan kondisi terakhir AKP Aditia Mulya masih dalam penangangan terbaik dari tim dokter. Saat ini masih dalam perawatan di ruang ICU.

"Aditya mengalami luka serius di tangan, kepala, dan badan. Saat ini sedang mendapatkan perawatan yang cukup intensif di ruang ICU. Mudah-mudahan dengan iringan doa bisa diobati," tuturnya kepada media, Kamis (9/5/2019).

Ilustrasi

Sekadar diketahui, saat kejadian Kasatreskrim bersama anggota Polres Wonogiri lainnya sedang melakukan pengamanan aksi tawuran antarperguruan silat.

Diduga ada kesalahpahaman dan Kasatreskrim yang sedang berpakaian preman sempat terpisah dari rombongan petugas lainnya hingga akhirnya timbul pengeroyokan.

Kepada kedua belah pihak, Kapolda meminta semuanya bisa menahan diri dan menyelesaikan semua persoalan yang terjadi dengan cara kekeluargaan.


Baca Juga : Kasatreskrim Polres Wonogiri Dikeroyok saat Amankan Tawuran Warga

"Untuk tindak lanjut penanganannya, hari ini masing-masing pimpinan perguruan silat kami kumpulkan di Mapolresta Solo," katanya.

Sementara bagi pelaku pengeroyokan, akan tetap diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Saat ini kasusnya sedang dalam penyelidikan untuk mengetahui siapa pelakunya.

"Saat ini pelaku masih, apalagi ini sudah ada korban. Tentu harus diproses secara hukum," tutur Kapolda.


Baca Juga : Kronologi Pengeroyokan Kasatreskrim Polres Wonogiri saat Amankan Tawuran Warga

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini