nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Imigrasi Entikong Bongkar Modus Baru Penyelundupan Manusia ke Malaysia

Ade Putra, Jurnalis · Jum'at 10 Mei 2019 04:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 10 340 2053795 imigrasi-entikong-bongkar-modus-baru-penyelundupan-manusia-ke-malaysia-rqDKq9S5rg.JPG Petugas Imigrasi Entikong temukan seorang pemuda berusaha diselundupkan ke Malaysia (Foto: Ade Putra/Okezone)

ENTIKONG - Aksi penyelundupan manusia dengan modus baru berhasil diungkap kepolisian dan petugas Imigrasi di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar).

Sebanyak dua dari tiga warga negara Indonesia (WNI) asal Nusa Tenggara Barat (NTB) disembunyikan pelaku di bagasi belakang mobil yang mereka tumpangi. Keduanya ditumpuk bersamaan dengan tas bawaan.

"Itu upaya mengelabui petugas. Tapi bersyukur kami bersama Imigrasi Entikong berhasil menggagalkan upaya penyelundupan tiga WNI ke Malaysia melalui PLBN Entikong," ujar Kapolsek Entikong, Kompol Amin Siddiq kepada wartawan, Kamis, 9 Mei 2019 malam.

Ia menuturkan, pengungkapan penyelundupan orang tersebut berawal dari kecurigaan petugas ketika seorang pelintas berinisial IT membawa korbannya untuk mengecap paspor di tempat pemeriksaan Imigrasi PLBN Entikong, Kamis pagi.

"Pada waktu dilakukan pemeriksaan paspor, petugas menemukan perbedaan foto di paspor dengan orang yang ada pada saat itu," ungkap Amin, Kamis (9/5/2019).

Dari kejadian itu, lanjut Amin, petugas Imigrasi bersama anggota Polsek Entikong melakukan pemeriksaan lebih detil terhadap penumpang maupun kendaraan. Pada saat pemeriksaan kendaraan yang membawa pelaku dan korban, petugas menemukan dua orang bersembunyi di bawah tumpukan tas pada bagasi belakang mobil. Mendapati fakta itu, petugas kemudian memeriksa keduanya.

"Nah, terungkaplah bahwa IT akan menyelundupkan tiga orang ke Malaysia. Bahkan, dua di antaranya masih di bawah umur. Dua korban yang ditumpuk tas itu keadaannya sehat, mereka dikondisikan oleh IT untuk sembunyi di bagasi belakang sebelum memasuki PLBN. Ini modus untuk mengelabui petugas seolah-olah kendaraan itu tanpa penumpang," tuturnya.

Dijelaskannya, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa para korban dijanjikan oleh pelaku bekerja di perusahaan perkebunan kelapa sawit di Malaysia. "Saat ini, kita masih kembangkan kasusnya, dan IT sudah diamankan," kata dia.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. Sementara itu, dalam pengungkapan penyelundupan WNI ke Malaysia, ini adalah kasus ketiga yang ditangani Polsek Entikong sepanjang 2019. Sebelumnya, pada Februari dan Maret lalu, Polsek Entikong juga menangani kasus serupa.

"Terhadap dua kasus itu sekarang sudah masuk tahap II," ucap Amin mengakhiri.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini