Karena Tulisan di Facebook
Polisi mengatakan warga salah paham terhadap tulisan di Facebook tersebut. Seorang warga Muslim setempat kepada Reuters mengatakan karena tulisan di Facebook, massa melempari masjid dan toko dengan batu.
"Situasinya sudah membaik, tapi kami masih khawatir," katanya.
Kantor berita AFP memberitakan tentara mengeluarkan tembakan peringatan untuk menghalau massa. Sejumlah pihak mengatakan insiden ini menunjukkan ketegangan di Sri Lanka belum sepenuhnya mereda setelah serangan bom bunuh diri di tiga gereja dan empat hotel internasional tiga pekan silam.